Dirut Haidar Alwi Institut Sandri Rumanama Nilai Kapolri Layak Dianugerahi Bintang Mahaputra

Nasional411 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM, (JAKARTA) – Aktivis nasional Sandri Rumanama menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo layak dianugerahi Bintang Mahaputra. Penilaian itu disampaikan menyusul isyarat Presiden Prabowo Subianto yang membuka peluang pemberian tanda kehormatan tersebut kepada Kapolri atas perannya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Isyarat pemberian Bintang Mahaputra disampaikan Prabowo saat meresmikan Sentra Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo lebih dulu menganugerahkan tanda jasa kepada Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

“Kapolri (Jenderal Listyo Sigit) belum karena beliau nanti harus dapat penghargaan yang lebih tinggi lagi, saya kira mungkin mahaputera itu pantas untuk beliau,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Sandri Rumanama, yang juga merupakan Direktur Haidar Alwi Institut, menilai pernyataan Presiden tersebut mencerminkan pengakuan negara terhadap peran Polri yang dinilai semakin luas, tidak hanya terbatas pada fungsi keamanan dan penegakan hukum.

“Jenderal Listyo Sigit memimpin korps bhayangkara dengan segenap jiwa, menjaga stabilitas negara, terdepan dalam mengeksekusi program pemerintah. Maka sangat layak kalau Presiden Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputra kepada Jenderal Listyo Sigit,” kata Sandri kepada awak media di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Menurut Sandri, selama ini Polri kerap berada di garis depan dalam berbagai situasi krisis, termasuk penanganan bencana alam dan pemulihan pasca-bencana. Ia menilai kehadiran Polri dalam konteks tersebut turut berkontribusi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Aktivis berdarah Melanesia Maluku itu juga menyoroti peran Polri dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional.

“Polri berperan penting dalam mengawal ketersediaan pangan, distribusi pangan, dan tentunya dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional,” ujar Sandri.

Keterlibatan Polri dalam Program Makan Bergizi Gratis, menurut Sandri, menjadi bukti konkret dari perluasan peran institusi tersebut. Salah satunya melalui pembangunan Sentra Pelayanan Pertanian dan Peternakan Gabungan (SPBG) yang disebutnya sebagai percontohan nasional.

“Sekarang terbukti juga, Polri ada di garda terdepan dalam menyukseskan program MBG, dengan membangun Sentra Pelayanan Pertanian dan Peternakan Gabungan (SPBG) yang jadi percontohan nasional,” katanya.

Sandri menjelaskan, SPBG Polri dirancang dengan memperhatikan aspek higienitas makanan, jaminan kehalalan bahan pangan, sanitasi air, serta pengelolaan rantai pasok yang terencana.

“SPBG Polri menjadi percontohan nasional dan memberi jaminan mutu terhadap program makan bergizi gratis (MBG). Jadi memang sudah selayaknya Presiden Prabowo memberi perlngharhaan Mahaputra kepada Kapolri Jenderal Sigit, gitu loh,” ujar Sandri.

Loading