BEM UMY Ingatkan Mahasiswa Tetap Kritis Tanpa Picu Kericuhan

Nasional241 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM – YOGYAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BEM UMY) mengingatkan mahasiswa agar tetap kritis dalam menyampaikan aspirasi. Namun, kebebasan berpendapat dinilai perlu berjalan bersama tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

BEM UMY menyatakan penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Karena itu, mahasiswa tetap memiliki ruang untuk menyuarakan sikap dan pandangannya di ruang publik.

Di sisi lain, BEM UMY menilai kegiatan penyampaian aspirasi harus memperhatikan ketertiban umum, kepentingan masyarakat, serta hak pengguna ruang publik lainnya.

BEM UMY juga menyatakan dukungan terhadap upaya Polri menjaga keamanan selama kegiatan penyampaian aspirasi. Dukungan itu diberikan sepanjang pengamanan dilakukan secara profesional dan proporsional.

Menurut BEM UMY, pengamanan juga harus tetap menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat secara damai.

Selain persoalan pengamanan, BEM UMY mengingatkan mahasiswa mengenai informasi yang beredar di tengah kegiatan penyampaian aspirasi. Mahasiswa diminta tidak mudah terpengaruh provokasi atau informasi yang belum terverifikasi.

BEM UMY juga mengingatkan adanya pihak-pihak yang dapat memanfaatkan gerakan mahasiswa untuk kepentingan tertentu. Menurut mereka, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Mahasiswa harus tetap kritis, tetapi juga bertanggung jawab. Aspirasi dapat disampaikan dengan tegas tanpa harus menciptakan keresahan, kerusakan, ataupun mengganggu hak masyarakat lainnya,” demikian dalam keterangan resminya, Jumat (02/10).

BEM UMY dorong verifikasi informasi

BEM UMY mengajak mahasiswa mengutamakan komunikasi dan koordinasi dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi. Verifikasi informasi juga dinilai penting untuk memastikan mahasiswa tidak bertindak berdasarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menurut BEM UMY, perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang merugikan masyarakat.

BEM UMY berharap kegiatan penyampaian aspirasi tetap menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat dan ketertiban ruang publik.

“Mahasiswa tetap kritis, masyarakat tetap terlindungi, dan ruang demokrasi tetap terjaga.”

Loading