PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap II di Desa Durian, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, yang memiliki nilai anggaran puluhan miliar rupiah, kini menjadi perbincangan, Jumat (25/9/2026).
Di balik selesainya pekerjaan proyek tersebut, muncul persoalan yang dikeluhkan sejumlah pihak penyuplai material. Informasi yang dihimpun menyebutkan, terdapat nilai material mencapai ratusan juta rupiah yang disebut belum dibayarkan kepada pihak pemasok yaitu PT Nara Tunas Karya.
Padahal, pekerjaan pembangunan di lapangan dikabarkan telah selesai. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan bagi pihak penyuplai yang mengaku masih menunggu penyelesaian pembayaran atas material yang telah mereka suplai.

Bagi penyuplai, persoalan pembayaran tersebut bukan perkara kecil. Mereka telah mengeluarkan modal untuk menyediakan material, termasuk menanggung biaya operasional selama proses pekerjaan berlangsung.
Sebelumnya telah diberitakan: https://patraindonesia.com/harapan-baru-nelayan-desa-durian-kampung-nelayan-merah-putih-resmi-dibangun/
Sejumlah pihak yang merasa haknya belum diselesaikan disebut telah berupaya meminta kepastian pembayaran. Namun, hingga kini persoalan tersebut belum menemukan penyelesaian yang diharapkan.
“Tadi malam saya ke rumah Pihak Pemasok di kontrakannya, namun mereka tidak ada di lokasi, sebelumnya juga saya sudah meminta agar segera diselesaikan administrasi namun hingga kini belum juga diselesaikan,” ujar narasumber.
Situasi ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pembayaran dalam proyek KNMP. Terlebih, pembangunan telah selesai, sementara masih ada pihak yang mengaku belum menerima pembayaran secara penuh.
Awak media akan melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna mengetahui secara utuh kendala yang menyebabkan pembayaran material tersebut belum sepenuhnya terselesaikan.
Program pembangunan pada prinsipnya diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus tidak menyisakan persoalan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam proses pelaksanaannya.
Publik tentu berharap pembangunan KNMP tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga tuntas dalam seluruh aspek administrasi dan kewajiban kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya proyek tersebut.
Sebab, pembangunan seharusnya membawa manfaat dan harapan, bukan meninggalkan persoalan serta duka bagi mereka yang ikut menopangnya.(Asen/Red/PI).
![]()













