Rutan Palangka Raya Bekali Warga Binaan Keterampilan Bernilai Jual

Daerah222 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya terus mendorong Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengembangkan keterampilan melalui program pembinaan kemandirian. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk membuka peluang usaha dan sumber penghasilan setelah kembali ke masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dikembangkan adalah pengolahan bahan akrilik menjadi berbagai produk, seperti tulisan, nama, hingga logo. Melalui kegiatan tersebut, WBP dilatih mengasah kreativitas, ketelitian, dan kedisiplinan sekaligus mengenal proses pembuatan produk yang memiliki nilai jual.

Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya Aditya Jatari mengatakan, pembinaan kemandirian diarahkan agar WBP tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu melihat potensi ekonomi dari hasil karya mereka.

“Pembinaan kemandirian kami arahkan agar WBP tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu melihat bahwa keterampilan tersebut memiliki nilai ekonomi. Harapannya, apa yang dipelajari selama di Rutan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan sumber penghasilan yang positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Aditya, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, penguatan pembinaan kemandirian juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan. Hal tersebut dilakukan melalui pembinaan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang ekonomi, sehingga keterampilan yang diperoleh WBP dapat memberikan manfaat nyata.

Melalui program tersebut, Rutan Kelas IIA Palangka Raya berharap keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan dapat menjadi bekal untuk membangun kemandirian, meningkatkan produktivitas, dan membuka peluang kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (*)

Loading