Lapas Palangka Raya Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Daerah121 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya menerima kunjungan Safari Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi bersama Komunitas Riau Indonesia Mengaji, Senin (12/10/2026).

Mengusung tema wakaf One Family One Quran, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan spiritual sekaligus menumbuhkan kecintaan warga binaan terhadap Al-Qur’an.

Dalam kegiatan tersebut, Habib Ahmad Al Habsyi menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang mengajak warga binaan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki akhlak, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Tausiah ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Hisam Wibowo, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan fondasi bagi pelaksanaan program pembinaan lainnya di lingkungan pemasyarakatan. Penguatan spiritual dinilai penting untuk membangun kesadaran diri, membentuk karakter, serta menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan warga binaan.

“Bagi kami, pembinaan keagamaan merupakan fondasi dari kegiatan pembinaan lainnya. Ketika kesadaran spiritual dan akhlak warga binaan semakin baik, diharapkan hal itu juga menjadi landasan dalam mengikuti pembinaan keterampilan, kemandirian, kedisiplinan, maupun program pembinaan lainnya,” ujarnya.

Menurut Hisam, pembinaan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan program selama warga binaan menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan mereka agar mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Safari Dakwah diharapkan dapat menjadi momentum bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta membangun tekad untuk meninggalkan perilaku negatif.

Sementara itu, tema wakaf One Family One Quran membawa pesan tentang pentingnya membangun kebiasaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Gerakan ini juga diharapkan dapat memperluas akses terhadap Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian melalui wakaf.

Kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi bersama Komunitas Riau Indonesia Mengaji menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan. Penguatan nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan membantu warga binaan meningkatkan keimanan, memperkuat ketakwaan, serta membangun karakter dan perilaku yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Lapas Palangka Raya berharap semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan warga binaan. Pembinaan spiritual diharapkan menjadi bekal penting untuk mendukung keberhasilan program pembinaan lainnya, sekaligus membantu warga binaan menata masa depan dan kembali berintegrasi dengan masyarakat secara positif. (*)

Loading

Tinggalkan Balasan