Sandri Rumanama Nilai Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi” Tak Perlu Dipolitisasi

Politik664 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM – JAKARTA –Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta peserta sidang tidak meneriakkan “Hidup Jokowi” memicu beragam tafsir politik di media sosial. Namun, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia sekaligus Ketua Kornas Pemuda Timur, Sandri Rumanama, menilai ucapan tersebut hanya candaan dalam konteks menjaga etika forum.

Menurut Sandri, publik tidak perlu menarik pernyataan Dasco ke dalam narasi konflik politik antara tokoh nasional. Ia menilai candaan tersebut muncul secara spontan dan merujuk pada posisi Presiden RI saat ini yang dijabat Prabowo Subianto.

“Video asal jangan teriak hidup Jokowi adalah candaan Pak Sufmi Dasco Ahmad ke Mbak Puan yang bermakna bahwa presiden saat ini Pak Prabowo, jadi lucu jika asal teriak hidup Jokowi,” kata Sandri dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Pernyataan Dasco sebelumnya disampaikan dalam sebuah forum resmi yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani. Potongan video tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memunculkan spekulasi mengenai dinamika hubungan politik antara Joko Widodo, Prabowo, dan elite partai politik lainnya.

Sandri mengatakan respons peserta sidang saat itu menunjukkan bahwa ucapan Dasco diterima sebagai candaan biasa. Hal itu, menurut dia, terlihat dari tepuk tangan yang muncul usai pernyataan tersebut dilontarkan.

“Bayangkan saja jika ada teriakan hidup Jokowi di ruangan itu pasti menimbulkan multitafsir politik. Suara candaan ini beriringan dengan tepuk tangan tamu dan peserta sidang, artinya secara etis wajar bertepuk tangan jangan sampai berteriak hidup Jokowi,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat tidak menggiring persoalan tersebut menjadi polemik politik yang berlebihan. Menurut dia, upaya membenturkan kepentingan politik antar tokoh nasional justru dapat memperkeruh suasana.

“Jangan dipelintir dong, apalagi membenturkan kepentingan politik Prabowo-Jokowi ataupun Ibu Mega,” kata Sandri.

Sandri juga menilai candaan dalam komunikasi politik merupakan hal yang lazim terjadi di kalangan elite. Dalam banyak situasi, kata dia, humor justru dipakai untuk mencairkan suasana dan menjaga hubungan antarkelompok politik tetap terbuka.

“Dalam teori komunikasi politik, hal-hal seperti ini bukan persoalan. Justru ini menjadi perekat antara kelompok kepentingan,” tuturnya.

Pernyataan Dasco menjadi perhatian publik setelah video singkat dari forum tersebut ramai dibagikan di berbagai platform media sosial dan memunculkan beragam interpretasi politik.

Loading