PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)
LPKA Kelas II Palangka Raya melaksanakan kegiatan paparan inovasi yang disampaikan oleh peserta magang setelah menjalani program magang selama enam bulan di lingkungan LPKA, Kamis (21/05). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dan peserta magang sebagai bentuk evaluasi sekaligus penyampaian hasil pembelajaran selama menjalani praktik kerja di lingkungan pemasyarakatan anak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta magang mempresentasikan berbagai gagasan dan inovasi yang dinilai dapat mendukung peningkatan pelayanan serta pelaksanaan tugas di lingkungan LPKA Palangka Raya. Paparan inovasi mencakup bidang pembinaan, sarana pembelajaran bagi anak binaan, konseling, hingga penguatan sarana dan prasarana guna mendukung pengawasan serta pelayanan kunjungan.
Salah satu inovasi yang dipaparkan yakni pembuatan pupuk sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan keterampilan bagi anak binaan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran produktif yang mampu meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan memberikan bekal positif bagi anak binaan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Selain itu, peserta magang juga menyampaikan gagasan terkait pengembangan sarana pembelajaran dan konseling guna mendukung pembinaan mental, pendidikan, serta pengembangan karakter anak binaan. Inovasi di bidang sarana dan prasarana turut dipresentasikan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pengawasan dan optimalisasi pelayanan kunjungan di lingkungan LPKA.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para peserta magang memaparkan hasil pengamatan, pengalaman, serta ide-ide inovatif yang diperoleh selama enam bulan menjalani proses magang di LPKA Palangka Raya.
Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya, Kurniawan Wawondos, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta magang atas semangat, dedikasi, dan kontribusi positif yang telah diberikan selama mengikuti program magang.
“Kami mengapresiasi semangat dan inovasi yang disampaikan oleh peserta magang. Berbagai ide yang dipaparkan sangat positif dan diharapkan dapat menjadi masukan dalam mendukung peningkatan pembinaan, pelayanan, serta pelaksanaan tugas di lingkungan LPKA Palangka Raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan magang tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran gagasan yang bermanfaat bagi instansi.
Sementara itu, salah satu peserta magang, Cindy Cinora, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran selama menjalani program magang di LPKA Palangka Raya.
“Kami sangat bersyukur dapat melaksanakan magang di LPKA Palangka Raya selama enam bulan. Banyak pengalaman dan ilmu yang kami dapatkan, baik mengenai kedisiplinan, pelayanan, maupun proses pembinaan anak binaan. Seluruh pegawai juga memberikan arahan dan dukungan yang baik selama kegiatan magang berlangsung,” ungkapnya.
Melalui kegiatan paparan inovasi tersebut, diharapkan tercipta budaya kerja yang inovatif, kreatif, dan kolaboratif antara peserta magang dan jajaran pegawai sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di lingkungan LPKA Palangka Raya. (*)
![]()

