Driver Ojol dari Segala Penjuru Jabodetabek Serbu DPRD DKI Jakarta Tolak ERP

Patra News136 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Jakarta) – Para pengemudi ojek online alias ojol dari segala penjuru Jabodetabek berduyun-duyun hendak menyampaikan aspirasi ke Gedung DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu siang ini (25/01/2023).

Rombongan driver ojol dari Tangerang yang tergabung dari puluhan komunitas berangkat dari berbagai titik. Ada yang berangkat dari Cisauk, Selatan, Cibodas, Cileduk, Karawaci, Kelapa Dua, Bencongan, Alam Sutera dan sebagainya.

Mereka berangkat dikawal mobil patroli polisi dari Polresta Tangerang. Sehingga perjalanan mereka di kota Jakarta dapat lancar.

Kedatangan mereka ke DPRD DKI Jakarta adalah untuk menyampaikan aspirasi Menolak diberlakukannya Electronic Road Pricing atau ERP.

Sebagaimana diberitakan, pemerintah Pemprov DKI Jakarta akan menberlakukan jalan berbayar atau ERP tersebut di 25 ruas jalan di kota Jakarta.

Sebagaimana diketahui, ojek online tidak hanya terdiri atas sepeda motor roda dua, tetapi juga roda empat (mobil).

Selain ojol, yang akan kesulitan adalah para warga DKI Jakarta yang akan melintas di 25 ruas jalan tersebut.

“Warga Jakarta yang tinggal di sekitar 25 ruas jalan itu akan kesulitan mendapatkan jasa ojol baik roda dua maupun roda empat,” tutur Helmi salah seorang driver dari Cimone Tangerang.

Sementara Anton Yamin juru bicara atau Humas unjuk rasa ini menjelaskan, bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian ojol kepada warga DKI Jakarta. “Kasihan jika warga Jakarta atau orang luar Jakarta yang harus membayar untuk melintas di jalan umum yang bukan jalan tol,” kata Anton Yamin yang juga Ketua Umum Patra Indonesia (Paguyuban Transportasi Indonesia).

Ribuan driver ojol pukul 12.00 WIB sudah berjubel di depan gedung DPRD dan mereka menyampaikan aspirasi melalui mobil komando (mokom). (Lucia/red/PI)

Loading