Mau Bikin Konten Medsos, Remaja ini Hadang Truk Kontainer. Hasilnya? Terlindas dan Tewas.

Patra News183 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Tangerang) – Seorang remaja tewas terlindas truk kontainer di Jalan Mohamad Toha, depan Gerai MR Ponsel, Sangiang, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, pada Selasa (7/6/2022), pukul 00.35 dini hari.

Peristiwa tersebut diduga lantaran remaja tersebut nekat mencegat truk demi untuk membuat konten media sosial.

Dalam video yang beredar di media sosial, remaja tersebut berjumlah 3 orang. Sementara korban 1 orang tewas mengenaskan.

“Itu bikin konten-konten segala sih,” kata pria perekam video, dikutip dari akun Instagram tangerangnewsofficial, Selasa (7/6/2022)

Sementara itu, sejumlah teman korban ditahan dan diinterogasi oleh warga setempat. Dengan emosi, warga menanyakan identitas mereka.

Para remaja tanggung yang mengaku berasal dari Pakuhaji, Kabupaten Tangerang itu hanya tertunduk dan tak banyak menjawab ketika dikerubungi warga.

Untuk Sementara hingga kini belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian Metro Tangerang.

Seperti diketahui, peristiwa serupa juga sebelumnya terjadi di Jalan Otista Raya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Saat itu satu orang tewas.
https://patraindonesia.com/2022/06/05/empat-remaja-bikin-vidio-dengan-cara-nekat-berhentikan-kontainer-satu-orang-diantaranya-langsung-tewas/

(Marully/Red/PI).

Loading

5 komentar

  1. Ini pelajaran juga buat yg lain kalo punya anak jangan terlalu di bebaskan ,kalo udh terjadi seperti ini gi mana menyesal tiada guna lagi ,jaga lah anak” ya jangan di biarkan membuat konten ygembahayakan

  2. Perlu diingatkan, hal semacam ini bukanlah sebuah makna sensasi sebab ada nyawa yang terkandung. Dan nyawa lebih berharga dari indahnya sensasi di dunia ini.

  3. Perlu diingatkan, hal semacam ini bukanlah sebuah makna sensasi, sebab nyawa yang terkandung lebih berharga dari indahnya sensasi yang spektakuler di dunia ini.

  4. Latah membuat konten vidio dengan tujuan meraih viral, dipahami secara salah oleh anak muda Kita Tangerang. Dalam tiga hari terjadi dua tragedi. Yaitu menghadang truk kontainer yang melaju kencang. Dengan harapan truk tadi tiba-tiba berhenti mendadak.
    Peristiwa itu diharapkan menjadi peristiwa heroik, di mana anak muda itu bisa menghentikan truk yang se dang melaju. Dan tentu saja, karena adegan ini direkam dalam bentuk vidio, maka diharapkan terjadi sensasi yang bisa masuk rekaman vidio. Dan karena itu diharapkan bisa viral di media sosial.

    Tetapi yang terjadi adalah tragedi. Peristiwa yang terjadi di luar ekspektasi. Diluar harapan. Di luar dugaan. Yaitu mereka yang jsutru terlindas truk dan akhirnya tewas.

    Benar saja akhirnya viral. Tatepi hang viral bukan heroisme dan sesasi karena berhasil menghentikan laju truk. Melainkan yang viral adalah tragedi. Yaitu peristiwa menyedihkan karena mereka tewas meregang nyawa. Yang terjadi adalah ironi. Karena mereka mati konyol akibat perbuatan yang tanpa perhitungan.

    Dua peristiwa kematian akibat mencegat truk kontainer dalam sepekan ini, adalah pembelajaran bagi kita semua. Semoga kekonyolan ini tak ditiru oleh anak muda lainnya.

Komentar ditutup.