LPKA Palangka Raya Tegakkan Kerukunan Antarumat Beragama Anak Binaan

Daerah330 Dilihat

 

 

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya, Suwarto, menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama di lingkungan pembinaan terjaga dengan baik. Fasilitas ibadah dan kegiatan keagamaan berjalan berdampingan, memberikan ruang yang sama bagi anak binaan sesuai dengan keyakinan masing-masing.

 

Menurut Suwarto, anak binaan beragama Islam difasilitasi dengan musala untuk melaksanakan kegiatan mengaji serta belajar membaca Alquran. Kegiatan tersebut rutin dilakukan sebagai bagian dari pembinaan moral dan spiritual di dalam lembaga.

 

“Di samping musala, kami juga menyiapkan ruang pendidikan bagi anak binaan yang beragama Kristen. Mereka dapat beribadah dengan pendampingan dari Kementerian Agama Kota Palangka Raya dan perwakilan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Kota Palangka Raya,” ujar Suwarto di Palangka Raya, Kamis.

 

Ia menegaskan, kedua kegiatan keagamaan tersebut berjalan berdampingan dan selalu dalam suasana harmonis. Hal ini menjadi bukti nyata toleransi serta penghormatan terhadap hak beribadah bagi setiap anak binaan.

 

“Kami menjamin seluruh anak binaan dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing. Hal ini merupakan bagian dari sistem pemasyarakatan yang berkelanjutan dalam membina watak dan moral mereka,” katanya menambahkan.

 

Suwarto menyatakan, pendekatan spiritual dan pendidikan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter anak binaan. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu kembali ke masyarakat dengan kepribadian yang lebih baik.

 

Ia juga menekankan, kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan keagamaan akan menumbuhkan rasa saling menghargai, sekaligus memperkuat nilai toleransi di lingkungan LPKA.

 

“Tujuan utama kami adalah mencetak generasi yang lebih baik, meskipun mereka sedang menjalani masa pembinaan. Melalui pembinaan moral dan pendidikan agama yang seimbang, anak-anak binaan dapat kembali ke masyarakat dengan membawa harapan baru,” pungkas Suwarto. (*)

Loading