Ayah Tewas di Tangan Anak Kandung, Desa Majatengah Diliputi Duka

Kriminal693 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM– Purbalingga – Desa Majatengah, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, mendadak berubah muram pada Minggu sore (21/9/2025). Seorang pria paruh baya, Nana Aji (52), ditemukan tewas di rumahnya. Yang mengejutkan, pelaku diduga adalah anak kandungnya sendiri, Wawan (26), yang selama ini dikenal warga mengalami gangguan kejiwaan.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 17.05 WIB di lingkungan RT 11 RW 04. Warga setempat tak menyangka insiden tragis itu menimpa keluarga yang selama ini dianggap biasa saja.

BACA JUGA : 

Pembunuhan Satu Keluarga,  Drama Paling Tragis di Indramayu. Dendam Bermula dari Sewa Mobil

“Wawan memang terlihat berbeda sejak lama, sering menyendiri. Tapi siapa sangka sampai tega melakukan hal seperti ini kepada bapaknya sendiri,” kata Sardi (48), warga Majatengah.

Polisi Bergerak Cepat

Kepolisian Resort Purbalingga membenarkan kejadian tersebut. Kapolres Purbalingga AKBP [Nama Kapolres] melalui Kasat Reskrim menyebut pihaknya langsung turun begitu menerima laporan dari warga.

“Pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan intensif. Kami juga berkoordinasi dengan pihak medis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku. Motif dan kronologi lengkap masih dalam penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim.

BACA JUGA : 

Wartawan Senior Bangka Belitung Diduga Dibunuh. Jasad Ditemukan Di Sumur Kebun Milik Korban

Jenazah Nana Aji dibawa ke RSUD Goeteng Taroenadibrata untuk keperluan visum. Sejumlah saksi mata juga telah dimintai keterangan guna mengurai detail peristiwa ini.

Warga Gelisah, Harapan untuk Pemerintah

Kabar tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi warga Majatengah. Banyak yang merasa prihatin sekaligus khawatir akan kejadian serupa.

“Kasihan keluarganya. Kami berharap pemerintah memberi perhatian lebih pada penanganan orang dengan gangguan kejiwaan, supaya tidak ada lagi tragedi seperti ini,” ucap Sulastri (39), salah satu warga.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat hukum. (Iwan/Red/PI)

Loading