Organda Kota Bekasi Desak Subsidi Angkutan Umum, Minta Evaluasi Program BTS

PATRAINDONESIA.COM-BEKASI-Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi yang dipimpin oleh Indra Hermawan menggelar rapat dengar pendapat dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, Kamis, (03/10).

Pertemuan ini digelar setelah aksi unjuk rasa sehari sebelumnya, di mana ratusan perwakilan angkutan umum mengajukan protes terhadap kebijakan program Bus Trans Kota (BTS) yang dinilai merugikan angkutan konvensional.

Dalam rapat tersebut, Organda mengungkapkan keresahan terkait program BTS yang memberikan layanan gratis kepada penumpang.

Indra Hermawan menyampaikan bahwa kebijakan ini justru menggerus pendapatan angkutan umum konvensional karena berkurangnya jumlah penumpang.

“Kami mendesak agar subsidi BTS segera dihentikan. Program ini gagal mencapai target penumpang yang diharapkan, bahkan saat ini angkanya belum mencapai 50%,” tegas Indra.

Ia juga menyoroti dampak buruk dari program BTS di kota-kota lain, seperti Solo dan Bogor, di mana subsidi besar, mencapai Rp13,2 miliar per tahun, dianggap tidak efektif dan hanya membebani anggaran daerah.

Organda juga mengusulkan pembaruan trayek angkutan umum yang sudah belasan tahun tidak mengalami perubahan, meskipun aturan kementerian menyebutkan bahwa pembaruan trayek seharusnya dilakukan setiap lima tahun.

Mereka juga meminta perpanjangan masa pakai kendaraan angkutan umum hingga 20 tahun, mengikuti regulasi di DKI Jakarta, serta mengalokasikan 5% dari anggaran daerah untuk mendukung pembaruan armada angkutan.

Sebagai solusi alternatif, Indra mengusulkan pemberian subsidi untuk uang muka pembelian armada baru sebesar Rp10 miliar.

“Ini jauh lebih hemat dan memberikan manfaat jangka panjang dibandingkan mensubsidi BTS yang memakan biaya hingga Rp19 miliar per tahun,” ujarnya.

Merespons hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, berjanji untuk segera berkoordinasi dengan Penjabat Walikota dan Dinas Perhubungan guna menindaklanjuti aspirasi Organda.

“Kami akan mempertimbangkan masukan yang disampaikan dan mengupayakan solusi terbaik bagi angkutan umum di Kota Bekasi,” tambahnya.

 

 

Laporan : Ardy

 

Loading