Survei IDM: Elektabilitas Tri Adhianto-Harris Bobihoe Unggul 54,1%, Kalahkan Dua Paslon Lain di Pilkada Bekasi

Politik890 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM – BEKASI –Indonesia Development Monitoring (IDM) baru-baru ini merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat elektabilitas tiga pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bekasi menjelang Pilkada 2024.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe unggul signifikan dengan elektabilitas mencapai 54,1%, meninggalkan dua pesaing lainnya.

Direktur Eksekutif IDM, Heru Supriyatno, menyatakan bahwa survei yang digelar untuk mengukur dukungan masyarakat ini dilakukan dari 2 hingga 10 Oktober 2024 dengan melibatkan 1.700 responden.

“Survei ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran preferensi publik dan persepsi masyarakat menjelang Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024,” ujar Heru.

Hasil survei menunjukkan 40,2% responden secara spontan memilih pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe, diikuti oleh Heri Koswara-Sholihin dengan 27,4%, dan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya meraih 3,2%. Terdapat pula 29,2% responden yang belum menentukan pilihan.

Dalam hal kampanye, pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe juga lebih banyak mendapatkan perhatian publik.

Sebanyak 70,3% responden mengaku sering melihat iklan kampanye mereka, sementara pasangan Heri Koswara-Sholihin diakui oleh 42,3% responden, dan hanya 7,8% yang mengaku pernah melihat kampanye pasangan Uu-Nurul.

Sebagian besar responden (38,7%) melihat iklan kampanye di jalan, sedangkan 24,2% menemukannya di media sosial.

Menariknya, sebanyak 37,1% menyatakan tidak melihat iklan kampanye sama sekali. Dari sisi kesan terhadap iklan, 70,1% responden menilai kinerja Tri Adhianto sebagai Walikota positif, sementara 16,1% merasakan hal yang sama terhadap Heri Koswara, dan hanya 1,2% mengenali Uu Saeful sebagai Kadis Pendidikan.

IDM juga menilai pasangan mana yang dianggap paling mampu menyelesaikan permasalahan di Kota Bekasi.

Hasilnya, 64,9% responden menilai Tri Adhianto-Harris Bobihoe paling mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, disusul Heri Koswara-Sholihin dengan 29,2%, dan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya mendapat 7,2% dukungan.

Dalam simulasi pemungutan suara tertutup, pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe tetap unggul dengan 54,1% suara, sementara Heri Koswara-Sholihin meraih 32,1%, dan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya mengantongi 3,7%. Sebanyak 10,1% responden memilih untuk tidak memberikan suara.

Kepuasan publik terhadap kinerja Tri Adhianto selama menjabat sebagai Wakil Walikota dan Walikota Bekasi turut mendongkrak popularitasnya.

Sebanyak 77,8% responden mengaku puas dengan layanan pemerintah kota, sementara 15,4% merasa tidak puas, dan 6,8% tidak memberikan tanggapan.

Survei IDM dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan aplikasi survei khusus.

Metode pemilihan sampel dilakukan secara acak bertingkat, dengan margin of error sebesar ±2,38% dan tingkat kepercayaan 95%.

Dengan persaingan yang semakin ketat, Pilkada Bekasi 2024 tampaknya akan menjadi ajang pertarungan yang menarik untuk disaksikan, terlebih dengan dominasi sementara pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe.

 

Loading