Sinergitas PT Bukit Asam, Pokdarwis Desa Sidodadi dan Mahasiswa KKN Gelar Gerakan Desa Bersih

Patra News358 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Warga Dusun Empat Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, bersatu dalam semangat gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan dan bersih-bersih di aliran Sungai Dusun Empat. Selasa (18/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar aliran sungai.

Mengusung tema “Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Desa Sidodadi Terhadap Lingkungan”, kegiatan ini dipimpin oleh Andi Sopian (Mas Aan) dari Pokdarwis Desa Sidodadi, dengan fokus utama pada aksi pengumpulan sampah organik dan anorganik di area aliran sungai Dusun Empat.

Aksi ini tidak hanya melibatkan anggota Pokdarwis dan Mahasiswa KKN dari Institut Maritim Prasetiya Mandiri , tetapi juga mendapat sambutan positif dari warga setempat yang sangat antusias berpartisipasi dalam membersihkan sungai.

Gerakan ini bertujuan untuk membersihkan aliran sungai dari sampah, baik organik maupun anorganik, yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan dan berpotensi menyebabkan bencana banjir.

Dalam sambutannya, Tunggal Kepala Desa Sidodadi mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pokdarwis dan Mahasiswa KKN dalam menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Semoga ini menjadi contoh bagi warga dusun lainnya untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Kades juga menghimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah di area aliran sungai. “Mari kita jaga sungai kita dari sampah organik maupun anorganik sebagai langkah Pencegahan terjadi banjir di musim penghujan,” ungkap Kades.

Dalam aksi tersebut, warga bersama mahasiswa, didukung oleh PT Bukit Asam, secara bergotong royong membersihkan area sungai. Kegiatan ini bukan hanya sebuah upaya menjaga kebersihan, tetapi juga sebuah langkah preventif untuk melindungi desa dari dampak negatif perubahan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan, terutama sungai yang menjadi salah satu sumber kehidupan kami. Ke depan, kami berharap kesadaran untuk menjaga aliran sungai dapat ditularkan ke dusun-dusun lainnya, sehingga masalah sampah dan bencana banjir bisa teratasi,” Tutur Andi Sopian, Koordinator Pokdarwis Desa Sidodadi.

Gerakan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Sidodadi, anggota BPD, Babinsa, Karang Taruna, Institut Maritim Prasetiya Mandiri, yayasan Lentera, Mitra Bentala dan dari Bank Sampah Golden yang turut mendukung acara ini. Tak kalah pentingnya, warga Dusun 4 yang turut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat dapat menciptakan perubahan yang positif bagi lingkungan.

Sementara Kadus Dusun Empat yang sebentar lagi purna tugas (pensiun) mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang mengikuti jalannya kegiatan ini hingga usai.

“Terima kasih, diakhir masa jabatan inilah saya ingin berbuat untuk warga Sidodadi khususnya warga dusun Empat, saya harap warga dapat menjaga kebersihan sungai dengan baik,” tutup Badri Sutarno.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan Desa Sidodadi tidak hanya terbebas dari sampah, tetapi juga memiliki kesadaran yang lebih tinggi untuk memelihara lingkungan, terutama aliran sungai yang sangat vital bagi kehidupan mereka.

Harapan terbesar dari kegiatan ini adalah untuk mencegah terjadinya bencana banjir yang selama ini menjadi ancaman bagi banyak daerah yang tidak menjaga kelestarian sungai.

Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan gotong royong, kesadaran masyarakat, dan sinergitas berbagai pihak, kita bisa bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari bencana. Semoga Gerakan Desa Bersih ini bisa terus berkembang dan menjadi gerakan yang lebih besar di masa depan.

Disesi diskusi, Rizani perwakilan dari Mitra Bentala mendukung kegiatan tersebut bukan tidak ada alasan, dirinya menyampaikan bahwa desa Sidodadi Memiliki potensi menjadi desa Eco wisata dan berkembang dengan baik dari hulu hingga hilir.(Asen/Red/PI).

Loading