PATRAINDONESIA.COM (Indramayu) – Layanan kesehatan di wilayah Pantura bakal lebih kuat. RSUD M.A. Sentot Patrol Indramayu resmi beralih status menjadi Rumah Sakit Provinsi Jawa Barat setelah penandatanganan kerja sama antara Pemkab Indramayu dan Pemprov Jabar di Ruang Rapat Gubernur, Senin (25/05/2026).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir langsung dalam prosesi tersebut, didampingi Pj Sekda Indramayu Ahmad Syadali, Plt Kepala Bapperida H. Suwenda, dan Ketua DPRD Indramayu Nurhayati.
Alih status ini jadi solusi untuk mengatasi stagnasi pelayanan di RSUD Patrol akibat keterbatasan anggaran daerah. Dengan dukungan provinsi, rumah sakit ditargetkan naik kelas jadi pusat rujukan untuk Indramayu, Subang, dan Majalengka.
Bupati Lucky Hakim menyebut penyerahan ini langkah tepat agar fasilitas dan jangkauan pelayanan bisa dioptimalkan.
“Kami serahkan ke provinsi di bawah kepemimpinan Pak Gubernur. Harapannya Patrol bisa jadi pusat rujukan Jawa Barat,” ujarnya.
Gubernur Dedi Mulyadi menyambut baik dan menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk segera mengembangkan RSUD Patrol.
“Ini bagian dari layanan kesehatan Provinsi Jabar. Nanti melayani warga Indramayu dan sekitarnya,” kata KDM.
Dampaknya ganda: mutu layanan naik karena didukung anggaran provinsi, sekaligus beban APBD Indramayu berkurang.
Dalam pertemuan yang sama, kedua pihak juga membahas sinergi infrastruktur jalan. Pemkab Indramayu tahun ini sudah mengalokasikan Rp280 miliar untuk perbaikan jalan dan akan menambahnya di APBD Perubahan demi memperlancar akses warga ke pusat layanan publik.(Marulloh/red/PI)
![]()


