Ponpes Khodijah Al Kubro Gelar Rihlah dan Tadabur Alam di Banyu Langit

Patra News564 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) — Pondok Pesantren Khodijah Al Kubro Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran, menggelar kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Bumi Perkemahan Banyu Langit, Desa Gunung Batu, Kecamatan Gedong Tataan, pada Sabtu-Minggu (9–10/8/2025).

Sebanyak 115 santri, 10 ustadz/ustadzah, serta 5 instruktur pendamping turut ambil bagian dalam agenda dua hari tersebut.

Pengasuh Ponpes Khodijah Al Kubro yang juga anggota Polri, Aiptu H. Sofyan Mu’arif, S.IP., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin setelah ujian semester.

“Ini bagian dari healing dan refreshing, agar para santri bisa melepas penat, sekaligus mengambil pelajaran dari keindahan ciptaan Allah SWT di alam semesta,” ujarnya pada awak media, Minggu (10/8/2025).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pendirian tenda secara mandiri, jelajah alam, api unggun, lomba hafalan Al-Qur’an dan sambung ayat, berbagai permainan edukatif, bakti sosial kebersihan lingkungan, hingga tausiah dan muhasabah malam.

Aiptu Sofyan menegaskan, tujuan Rihlah ini bukan sekadar berlibur.

“Kami ingin santri mampu merenungi kebesaran Allah, meningkatkan iman, menambah rasa syukur, menemukan hikmah dari alam, serta melatih kemandirian. Harapannya, sepulang dari sini mereka semakin bersemangat menghafal Al-Qur’an dan mempelajari kitab,” tambahnya.

Para narasumber dan instruktur yang hadir meliputi Dr. Abdullaah Sudibyo, M.Si., H. Suprapto, M.Pd., Ki Ikhwan Nurkholis, Dani Al Ihsan, dan Jaisy Al Ihsan.

Banyu Langit dipilih sebagai lokasi karena menyajikan suasana alam yang masih asri, aliran sungai berair jernih, serta fasilitas pendukung seperti penerangan listrik, kantin, dan toilet permanen.

“Keindahan alam dan kenyamanan fasilitas di sini membuat para santri bisa fokus menikmati dan mengambil pelajaran dari setiap kegiatan,” ungkap salah satu instruktur, Dani Al Ihsan.

Dengan kombinasi antara pendidikan, spiritualitas, dan kedekatan dengan alam, kegiatan Rihlah ini diharapkan mampu membentuk karakter santri yang lebih tangguh, mandiri, dan bersyukur.(Asen/Red/PI).

 

Loading