PKN Pesawaran Kritik Keras Proyek Rabat Beton di Desa Sukajaya Lempasing: Jangan Rugikan Uang Negara

Patra News607 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Munazir selaku anggota Tim Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Pesawaran angkat bicara terkait pembangunan rabat beton di Dusun 3 Batu Menyan, Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, yang dikeluhkan warga karena diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kritik tersebut disampaikan setelah warga bersama awak media melakukan pengecekan langsung di lokasi proyek pada Kamis (14/5/2026).

Dari hasil pengukuran di sejumlah titik, ketebalan rabat beton ditemukan bervariasi, mulai sekitar 5 sentimeter hingga 10 sentimeter. Sementara pekerja di lapangan menyebut spesifikasi proyek seharusnya memiliki ketebalan 15 sentimeter dengan lebar 3 meter.

Munazir menilai dugaan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut merupakan persoalan serius karena menyangkut kualitas pembangunan dan penggunaan anggaran negara.

“Kalau benar spesifikasinya 15 sentimeter tetapi fakta di lapangan ditemukan jauh di bawah itu, tentu ini sangat memprihatinkan. Jangan sampai pembangunan yang bersumber dari uang rakyat dikerjakan asal jadi,” tegas Munazir kepada awak media.

Ia juga menyoroti tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Menurutnya, hal itu menimbulkan kesan kurangnya transparansi kepada masyarakat terkait sumber anggaran maupun pelaksana kegiatan.l

“Papan informasi proyek itu bentuk keterbukaan publik. Kalau tidak ada, masyarakat tentu bertanya-tanya. Ini proyek apa, anggarannya berapa, dan siapa pelaksananya harus jelas,” ujarnya.

Munazir mendesak instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut. Ia meminta pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap laporan dan keluhan masyarakat.

“Kami meminta dinas terkait segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan teknis. Bila ditemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi, pihak pelaksana harus bertanggung jawab. Jangan sampai kualitas pembangunan dikorbankan,” tambahnya.

Warga berharap proyek rabat beton tersebut dapat diawasi secara serius agar hasil pembangunan benar-benar sesuai standar dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.(Asen/Red/PI).

Loading