PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) — Anggota DPRD Barito Selatan, Hermanes, menekankan pentingnya setiap legislator menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai budaya antikorupsi demi menjaga marwah lembaga legislatif dan membangun kepercayaan publik.
Ia menilai bahwa tingginya ongkos politik kerap menjadi pemicu praktik koruptif yang merugikan bangsa dan negara. Oleh karena itu, menurutnya, pemahaman terhadap etika dan integritas harus ditanamkan sejak awal masa pengabdian sebagai wakil rakyat.
“Dengan menanamkan jiwa antikorupsi, anggota dewan akan memiliki bekal moral yang kuat saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ucapnya, Sabtu (04/01/2025).
Lebih lanjut, Hermanes menegaskan bahwa masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap perilaku para wakilnya di parlemen. Legislator tidak hanya dituntut untuk profesional, tetapi juga wajib bersih dalam mengambil setiap keputusan.
Politisi dari PDI Perjuangan itu menyebutkan bahwa sikap hati-hati dalam bekerja merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap publik. Sebab, DPRD adalah bagian penting dari sistem penyelenggaraan negara yang berfungsi dalam pengawasan dan legislasi.
Ia menambahkan bahwa budaya antikorupsi perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan pemerintahan yang baik di daerah.
“Komitmen ini diharapkan tidak hanya memperkuat integritas DPRD Barsel, tetapi juga menjadi contoh positif bagi seluruh institusi pemerintahan,” terang dia.
Dengan menanamkan nilai-nilai antikorupsi secara menyeluruh, Hermanes berharap pelaksanaan pemerintahan di Barito Selatan dapat berlangsung lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. (Amar Iswani/Red/PI).
![]()

