PATRAINDONESIA.COM (Kabupaten Lumajang) – Hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu lalu menyisakan keresahan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru.
Tepatnya di Desa Gondorusa Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, jembatan penghubung Sumberkajar – Sumberlangsep terputus.
Dari penuturan salah seorang anggota BPBD dan Relawan, kejadian tepatnya pada (2/1/2022) pukul 15.00 WIB lahar dingin dengan membawa material batu dan lumpur, terlihat memasuki daerah aliran kali Regoyo yang berada di Desa Gondoruso.
Pada lokasi tambang rotary terpantau secara visual 2 alat berat terjebak dalam aliran lahar dingin. Menurut warga setempat operator berhasil melakukan evakuasi.
Selanjutnya kru dari BPBD Kabupaten Lumajang memantau aliran yang berada di Bondeli, Kampung Renteng, dan Kamar Kajang.
Pukul 18.30 WIB, aliran listrik sepanjang jalan Desa Jugosari kecamatan Candipuro daerah dekat aliran sungai terpantau padam.
Sekitar pukul 18.45 wib aliran lahar dingin tidak melalui Kebondeli Selatan, dan ada pukul 19.54 Wib melakukan pantauan di jembatan Limpas penghubung Sumberkajar – Sumberlangsep.
“Jembatan tersebut terputus sepajang 15 meter dengan lebar jembatan 4 meter,” ungkapnya.
Diperkirakan 3 RT 125 KK sekitar 405 jiwa, ibu hamil 6 jiwa di Dusun Sumberlangsep terisolir.
Sumber data kepala kampung Sumberkajar – Sumberlangsep didapat dari informasi Badan Perwakilan Desa (BPD) yang berada di Dusun Sumberlangsep.
(Andi/red/PI)
![]()

