KPBI Siap Gelar Aksi May Day 2025, Usung Isu Anti-Kapitalisme Neoliberal

Nasional, Patra News2137 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM-JAKARTA- Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) akan menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 pada 1 Mei mendatang.

Dalam aksi tahun ini, KPBI mengangkat tema bertajuk “Kapitalisme-Neoliberalisme adalah Musuh Kelas Pekerja”, sebagai respons terhadap situasi ekonomi dan geopolitik global.

Sekretaris Jenderal KPBI, Damar Panca Mulya, menyatakan bahwa sistem kapitalisme dan neoliberalisme menjadi sumber utama berbagai persoalan ekonomi dan politik nasional yang perlu dikritisi.

BACA JUGA:May Day 2025: Saatnya Buruh Bangkit, Melawan Politik Upah Murah dan Represi Demokrasi

Ia menilai, sistem tersebut telah mendorong ketidakadilan sosial serta mengurangi peran negara dalam melindungi hak-hak dasar warga negara.

“Sistem ini menggerus kedaulatan ekonomi bangsa dan memperparah ketimpangan. Negara seharusnya hadir untuk melindungi rakyat, bukan justru tunduk pada mekanisme pasar bebas,” kata Damar dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 April 2025.

KPBI mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah strategis keluar dari pola ekonomi neoliberal yang dinilai bertentangan dengan prinsip ekonomi Pancasila.

Terlebih, KPBI menyoroti ancaman resesi ekonomi global yang berpotensi memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal dan memperburuk kondisi kaum buruh di Indonesia.

Dalam pelaksanaan May Day 2025, KPBI berencana mengerahkan sekitar 3.000 massa dari berbagai daerah, antara lain Bekasi, Karawang, DKI Jakarta, dan Tangerang. Massa aksi akan diarahkan untuk menyampaikan aspirasi melalui orasi politik secara tertib dan damai.

BACA JUGA : Diskusi Perburuhan antara FGSPB Bekasi, KBMB dan Spin Motowali

Damar, yang akrab disapa Bung Oncom, menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk memastikan keamanan dan kelancaran jalannya aksi. Ia menegaskan, menjaga ketertiban menjadi salah satu prioritas KPBI dalam aksi peringatan ini.

Adapun rute aksi direncanakan dimulai dari Tugu Tani, kemudian bergerak menuju kawasan Kedutaan Besar Amerika Serikat, dilanjutkan ke Balai Kota Jakarta, dan berakhir di area Silang Monas dekat Patung Kuda.

Sampai saat ini, KPBI juga terus membangun komunikasi dengan serikat buruh lainnya serta berbagai elemen masyarakat yang akan berpartisipasi dalam May Day 2025.

Tujuannya, memastikan aksi berjalan aman, sinergis, dan bebas dari provokasi yang dapat mencederai semangat perjuangan buruh.

“Aksi May Day adalah momentum penting bagi buruh untuk menyuarakan hak-haknya. Kami ingin memastikan perjuangan ini tetap murni dan tidak disusupi kepentingan lain,” ujar Damar.

Loading