PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) – Di era digital informasi dan teknologi yang serba canggih saat ini, pada hakekatnya manusia dituntut untuk senantiasa melek mata. Sehingga segala informasi yang didapat bisa diakses melalui media internet dengan cepat melalui computer, handphone pintar android dan segala perangkat elektronik lainnya.
Begitu juga terkait dengan keperluan pemasaran suatu produk yang dijual, tentunya tidak bisa lepas dari perangkat media elektronik dan internet. Sehingga para konsumen mudah mengakses produk yang akan kita jual.
Begitu juga dengan hal yang sifatnya berkaitan dengan konten jurnalistik digital, tentunya bisa menambah incume bagi kita apabila konten yang dibuat mendapatkan subscribe yang banyak dari penikmat konten.
Namun, sebelum membuat konten jurnalistik digital tersebut, hendaknya kita memahami kaidah-kaidah dan aturan main dalam pembuatan konten. Hal itu bertujuan agar kita tidak terjebak kasus UU ITE.
Oleh sebab itu, pihak Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng) berinisiatif menggelar pelatihan “Konten Jurnalistik Digital” di beberapa tempat di kabupaten setempat.
Mengakhiri agenda kerja PD IWO Kabupaten Barsel, pihaknya menggelar Pelatihan bertajuk “Konten Jurnalistik Digital” yang digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dahani Dahanai, Kota Buntok, Sabtu (07/10/2023). Pelatihan ini sendiri dibuka langsung Ketua Penasehat PD IWO Barsel, Ir MH Farid Yusran MM yang juga dihadiri Pengurus Wilayah (PW) IWO Kalteng.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang digelar PD Ikatan Wartawan Online Kabupaten Barsel yang juga didukung Pengurus Wilayah IWO Kalteng, untuk memberikan pencerahan dan pelatihan Konten Jurnalistik Digital kepada kawan-kawan organisasi pers, Kader pejuang digital partai PDI Perjuangan, SMA Negeri 1 Buntok, SMK Negeri 2 Buntok yang digelar mereka beberapa hari yang lalu, hingga sekarang” jelasnya.
Dijelaskan dia, sebelumnya, pelatihan yang dilaksanakan PD IWO Barsel ini juga begitu antusias diikuti pelajar di SMA Negeri 1 Buntok dan SMK Negeri 2 Buntok.
“Kita berharap apa yang diberikan ini bisa menjadi bekal inspirasi untuk mereka masuk ke dunia internet, medsos dan lain sebaginya itu bisa menghasilkan nilai tambah ekonomi, khususnya bagi diri sendiri,” kata pendapat Farid Yusran yang diketahui saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPRD Barsel itu.
Di tempat yang sama, terkait kegiatan edukasi ini, Wakil Ketua STIE Dahani Dahanai Selvanus, mengucapkan terimakasih atas kegiatan yang digelar pihak PD IWO Barsel dan narasumber dari PW IWO Kalteng.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bermanfaat bagi mahasiswa dan mahasiswi, baik yang sudah lulus atau belum lulus. Ini menambah skill dan pengalaman mereka. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih untuk kegiatan ini,” tuturnya.
Sementara, Ketua PW IWO Kalteng, Deni Liwan menjelaskan, salah satu skill yang diperlukan tentunya jurnalis online dan video. Ini penting agar bisa membuat, mengisi dan mengembangkan konten video.
“Dengan diadakan pelatihan Jurnalistik Konten Digital ini tentunya diharapkan Bisa menambah pengalaman dan wawasan bagi mahasiswa/mahasiswi STIE Dahani Dahanai Buntok di dunia era digital,” pungkasnya.
Sekedar informasi, tampak kehadiran jajaran PD IWO Barsel bersama Tim Pelatihan Konten Jurnalistik Digital disambut antusias para mahasiswa, bahkan hingga Wakil Ketua STIE Bidang Kemahasiswaan, Selvanus SE MM.
Pada kegiatan pelatihan Konten Jurnalistik Digital yang digelar oleh PD IWO Barsel itu diikuti setidaknya 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa/mahasiswi tersebut.(Amar/Red/PI).
![]()

