Hermanes Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam dan Persaudaraan dalam Kemajemukan

Daerah143 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) — Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, Hermanes, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat semangat persaudaraan di tengah kehidupan majemuk yang dihuni oleh berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya. Ajakan ini disampaikannya pada Senin (23/6/2025).

“Perbedaan itu bukanlah penghalang bagi kita semua untuk bersatu. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan dalam membangun harmoni sosial,” kata Hermanes.

Ia menegaskan bahwa keberagaman tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah, justru sebaliknya harus dijadikan modal untuk hidup rukun, saling menghormati, saling membantu, dan membangun solidaritas sosial yang kokoh dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut legislator dari dapil Dusun Selatan ini, perbedaan tidak perlu diseragamkan, apalagi dihilangkan. Yang terpenting adalah bagaimana semua elemen masyarakat dapat diikat dalam semangat kebersamaan dan persatuan yang kuat berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.

Hermanes menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar dalam memperkuat persatuan bangsa. Dengan kebersamaan tersebut, masyarakat akan mampu berjalan seiring dalam membangun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Kita tinggal di tanah yang sama, bernapas di bawah langit yang sama. Maka, mari kita jaga persaudaraan ini dengan hati yang tulus,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama demi generasi mendatang. Lingkungan yang terjaga akan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan berkelanjutan di Barito Selatan.

“Alam memberi kita kehidupan, maka kewajiban kita untuk melestarikannya. Tanpa lingkungan yang sehat, pembangunan tidak akan berkelanjut,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan, toleransi, dan cinta lingkungan, Hermanes optimistis masyarakat Barito Selatan akan semakin sejahtera, damai, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (Amar Iswani).

Loading