PATRAINDONESIA.COM (Lampung) – Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal (R.M), menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letnan Jenderal TNI (Purn) H. Sutiyoso, terkait pernyataan kontroversial yang sempat menantang kalangan purnawirawan TNI.
Pernyataan permintaan maaf ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi sekaligus itikad baik Hercules atas kegaduhan yang sempat terjadi di ruang publik.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Muhammad Ali Ketua Umum Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK-GPI) yang berdomisili di Lampung. Ia menilai sikap Hercules mencerminkan jiwa kesatria dan menghormati nilai-nilai kebangsaan.
“Luar biasa Bang Hercules, beliau menunjukkan sikap kesatria sejati. Permintaan maaf kepada Pak H. Sutiyoso adalah cermin kedewasaan dalam berorganisasi dan berbangsa,” kata Muhammad Ali.
Di tengah isu yang beredar soal kemungkinan pembubaran organisasi GRIB Jaya, Muhammad Ali juga menyampaikan harapan agar pemerintah tidak mengambil langkah ekstrem tersebut.
Ia menekankan bahwa GRIB Jaya memiliki ratusan ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia dan telah menjadi wadah pembinaan bagi banyak anak bangsa.
“Tolong Pak, jangan dibubarkan Ormas GRIB Jaya. Kasihan para pengikutnya yang sudah begitu banyak. Mereka adalah putra-putri terbaik bangsa,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (28/05/2025).
GRIB Jaya dikenal sebagai salah satu organisasi masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial, pembinaan pemuda, dan advokasi masyarakat kecil. Namun, dinamika internal dan eksternal yang menyertainya membuat organisasi ini kerap menjadi sorotan publik.
Permintaan maaf dari pucuk pimpinan organisasi ini diharapkan menjadi titik balik dalam meredam ketegangan dan memperkuat kembali komitmen GRIB Jaya untuk bersinergi dengan elemen-elemen bangsa dalam bingkai persatuan.
![]()

