Bupati Shalahuddin Turun Langsung Pantau Titik Banjir, Teladan Pemimpin yang Tak Hanya Duduk di Balik Meja

Daerah465 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM  (Muara Teweh) –  Hujan deras sejak pagi belum juga reda. Jalanan di Kota Muara Teweh tampak lengang, hanya sesekali kendaraan melintas dengan hati-hati melewati genangan air.

Namun di tengah cuaca yang kurang bersahabat itu, sosok Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, terlihat berdiri di bawah hujan, tanpa payung besar, tanpa jarak dari rakyat yang dipimpinnya. Minggu (02/11/2025)

Beliau turun langsung ke lapangan memantau kondisi di kawasan Jalan A. Yani depan kantor BPJS Kesehatan, salah satu titik yang kerap dilanda banjir dadakan setiap kali hujan deras mengguyur kota.
Didampingi oleh Kep Bidang Sumber Daya Air dinas PUPR Barito Utara, Junaidi serta sejumlah masyarakat lainnya. Bupati Shalahuddin menelusuri jalan yang tergenang, memeriksa saluran air, dan memberi arahan langsung di tempat.

“Air ini tidak boleh menggenang terus. Kita cari akar masalahnya, segera atasi,” ucapnya tegas kepada petugas yang menemaninya  sambil menunjuk ke arah drainase yang sebagian ada yang tertutup lumpur.
Sehingga membuat air sulit mengalir ketika curah hujan tinggi.

Bupati Shalahuddin tampak serius memperhatikan setiap detail, berkoordinasi cepat, dan berdiskusi langsung dengan tim teknis meski bajunya sudah  basah.

Beberapa warga yang melintas sempat berhenti sejenak menyaksikan pemandangan tak biasa itu.

“Jarang ada Bupati mau turun hujan-hujanan begini. Salut,” ujar salah satu warga yang mengabadikan momen tersebut dan membagikannya ke media sosial.

Dalam beberapa jam saja, video tersebut viral. Banyak warganet memberikan komentar positif, menyebut tindakan Shalahuddin sebagai contoh nyata seorang pemimpin yang benar-benar
“Turun ke bumi Iya Mulik Bengkang Turan”.
Tidak hanya memerintah dari balik meja, tetapi merasakan langsung apa yang dialami masyarakatnya selama ini.

Bupati Shalahuddin memang bukan sosok baru dalam urusan infrastruktur. Sebelum menjadi Bupati Barito Utara, ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah. Pengalaman panjang itulah yang membuatnya paham benar soal teknis dan tantangan di lapangan.

Langkah kakinya yang menyusuri genangan air di Jalan A. Yani pagi itu seolah menjadi simbol, bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan di atas kertas, melainkan kehadiran nyata di tengah rakyat, bahkan di saat hujan deras sekalipun.

Dan dari balik rintik hujan yang terus jatuh, Bupati Shalahuddin menunjukkan satu hal sederhana tapi bermakna, bahwa peduli tak mengenal cuaca.
(Anti/Red/PI)

Loading