PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Bupati Cup 2025, yang berlangsung di Stadion Batuah, Buntok, Kamis (14/08/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan HUT ke-66 Kabupaten Barito Selatan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Barito Selatan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1012/BTK, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Buntok, Ketua Pengadilan Agama Buntok, Pj Sekda, kepala perangkat daerah, Plt Ketua KONI, panitia pelaksana, para peserta lomba, dan undangan lainnya.
Salah satu pejabat yang turut hadir dan memberikan dukungan adalah Kepala Dinas PUPR Barsel sekaligus Penjabat Sekda, Ita Minarni.
Dalam pernyataannya, Ita menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya turnamen ini, yang dinilainya sebagai momentum untuk membangun semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas di tengah masyarakat.
“Sepakbola bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang persaudaraan, tempat menumbuhkan sportivitas, dan wahana membangun harapan. Di lapangan kita belajar disiplin, kerja sama, menghormati lawan, dan taat pada keputusan wasit,” ujar Ita Minarni saat ditemui usai acara pembukaan.
Ita juga menekankan bahwa Bupati Cup 2025 bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan membangun karakter masyarakat melalui nilai-nilai olahraga. Ia berharap turnamen ini mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan bakat di bidang olahraga, khususnya sepakbola.
Kepada seluruh pemain, Ita berpesan untuk selalu menjaga semangat bertanding dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga mengingatkan pentingnya tampil dengan sikap saling menghargai, penuh semangat, dan mengedepankan fair play dalam setiap pertandingan.
“Bermainlah dengan hati dan kepala dingin. Kemenangan sejati adalah saat kita bisa menghargai proses, bukan hanya hasil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ita menyampaikan harapannya agar turnamen ini berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan hiburan positif bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya integritas semua pihak, termasuk panitia, wasit, dan ofisial tim.
“Saya meminta agar profesionalitas dan integritas selalu dijaga. Keputusan wasit harus diambil secara adil, konsisten, dan tidak memihak demi menjaga kredibilitas turnamen,” pungkasnya. (Amr/Red/PI).
![]()

