Bank Raya dan SRC Bantu UMKM dengan Pinjaman Digital Super Cepat

Ekonomi864 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM-JAKARTA-PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya), anak usaha BRI Group, kembali menunjukkan keseriusannya menjadi motor penggerak digitalisasi sektor perbankan di Indonesia.

Kali ini, Bank Raya menggandeng PT SRC Indonesia Sembilan (SRC), jaringan toko kelontong yang merupakan bagian dari PT HM Sampoerna Tbk, untuk memperluas akses pembiayaan digital bagi pelaku UMKM.

BACA JUGA : Mudik Gratis BNI 2025 Makin Gede! Kuota Naik Dua Kali Lipat, Yuk Daftar!

Lewat kerja sama ini, para mitra SRC yang tersebar di seluruh penjuru tanah air bisa memanfaatkan produk pinjaman digital Pinang Performa dari Bank Raya.

Fasilitas ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha mitra toko kelontong dan memperkuat daya saing di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas penetrasi produk digital loan Bank Raya.

Melalui jaringan SRC yang telah menjangkau lebih dari 250 ribu mitra di Indonesia, kami ingin memastikan akses pembiayaan yang aman, cepat, dan mudah untuk UMKM,” ujar Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya, Rabu (9/4/2025).

Pinjaman Digital Praktis Lewat Aplikasi SRC

Pinang Performa merupakan produk pinjaman digital yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha kecil meningkatkan produktivitas.

Uniknya, akses pengajuan pinjaman dapat dilakukan langsung lewat aplikasi SRC yang sudah terintegrasi dalam ekosistem bisnis para mitra.

BACA JUGA : BNI Siapkan Rp21 Triliun untuk Lebaran 2025, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Optimal

SRC sendiri dikenal sebagai pelopor pendampingan usaha toko kelontong secara berkelanjutan.

Dengan ekosistem digital yang kuat, SRC menghadirkan solusi menyeluruh bagi pemilik toko, grosir, hingga pelanggan.

Penyaluran Kredit Digital Bank Raya Melejit

Hingga akhir 2024, Bank Raya mencatat pertumbuhan signifikan dalam penyaluran kredit digital. Kredit yang disalurkan naik tajam sebesar 88,9% year-on-year (yoy) menjadi Rp20,57 triliun.

Alhasil, outstanding kredit digital Bank Raya menembus angka Rp2,29 triliun atau tumbuh 81,6% (yoy).

Melihat capaian tersebut, Bank Raya optimistis memperluas kolaborasi dengan berbagai ekosistem digital lainnya di masa mendatang.

“Kami akan terus menjajaki potensi kerja sama baru agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan perbankan digital yang aman dan terjangkau,” tutup Kicky.

Loading