Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan dan Kartu Huma Betang Sejahtera untuk Warga Barito Utara

Daerah168 Dilihat

PATRAINDONESIA.CKM (Muara Teweh) – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edi Pratowo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Utara dalam rangka penyerahan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta penyerahan Kartu Huma Betang Sejahtera.

Kegiatan yang dihadiri Wabup Felix Sonadie, Sekda Muhlis serta ketua DPRD berlangsung di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (21/09/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Edi Pratowo menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalteng untuk memastikan kondisi masyarakat di daerah, khususnya wilayah yang menghadapi dampak musim kemarau dan Karhutla.

“Kehadiran kami selain untuk bersilaturahmi, juga melihat langsung kondisi masyarakat Barito Utara. Sebagai bagian dari wilayah Kalteng, Barito Utara menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten,” ujar Edi.

Ia menegaskan, penanganan dampak Karhutla dan kabut asap bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga pemerintah provinsi. Menurutnya, gubernur dan wakil gubernur memiliki tugas mengoordinasikan penanganan persoalan di seluruh wilayah Kalteng.

“Kalau masyarakat mengalami kesulitan akibat kebakaran hutan dan lahan maupun kabut asap, itu bukan hanya kewajiban bupati dan wakil bupati, tetapi juga gubernur dan wakil gubernur. Kita ini satu kesatuan,” katanya.

Edi juga menyampaikan salam dari Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran yang pada saat bersamaan berada di Kabupaten Barito Selatan untuk menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Barito Selatan. Dalam pelaksanaan kegiatan bantuan pangan, pembagian tugas dilakukan antara gubernur dan wakil gubernur di sejumlah kabupaten.

Menurut Edi, kondisi musim kemarau tahun ini berbeda karena dipengaruhi fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan ekstrem. Kondisi tersebut tidak hanya meningkatkan risiko Karhutla, tetapi juga berdampak terhadap ketersediaan air bersih dan kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, Pemprov Kalteng melakukan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pencegahan dan pengendalian Karhutla, pemadaman, hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
“Penanganan bukan hanya soal pemadaman. Kita juga harus memikirkan masyarakat yang mengalami kesulitan, termasuk menyediakan air bersih melalui mobil tangki, membangun titik-titik sumur bor dan sumber air bersih agar masyarakat mudah mendapatkan air,” jelasnya.

Ia mencontohkan kondisi sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan, untuk memperoleh satu drum air, masyarakat harus mengeluarkan biaya cukup tinggi karena air bersih harus diangkut menggunakan transportasi sungai ( kelotok)

“Ini menunjukkan betapa sulitnya mendapatkan air bersih ketika kemarau panjang. Karena itu, pemerintah provinsi berupaya menyediakan air bersih di wilayah-wilayah yang terdampak,” katanya.

Selain bantuan air bersih, Pemprov Kalteng juga memberikan bantuan pangan dan dukungan lainnya kepada masyarakat terdampak.

Dalam kunjungan ke Barito Utara, bantuan yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, gula, masker, vitamin, serta bantuan tunai sebesar Rp250 ribu.

Edi mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi sulit akibat kemarau dan Karhutla.

“Ini merupakan sebagian upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap terlayani. Memang masih banyak yang harus diselesaikan, terlebih kita juga menghadapi keterbatasan anggaran dan efisiensi seperti daerah-daerah lainnya,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menghadapi kondisi kemarau panjang dan potensi Karhutla. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan memastikan keamanan sebelum meninggalkan rumah.

“Waspada harus dimulai dari diri sendiri. Sebelum bepergian dan meninggalkan rumah, pastikan semuanya aman. Jika terjadi sesuatu, segera hubungi tetangga maupun RT agar pertolongan dapat dilakukan dengan cepat,” imbaunya.

Edi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD Barito Utara yang dinilai terus membangun koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng.

Ia menegaskan pentingnya seluruh aparatur pemerintah mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugas.
“Para pejabat harus memberikan pelayanan terbaik dan memaksimalkan tugasnya. Kita adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani,” tegasnya.

Tak lupa Wagub mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk memperkuat solidaritas serta kekompakan dalam menghadapi berbagai persoalan di daerah.
“Mari bersama-sama menjunjung tinggi solidaritas dan kekompakan untuk mengatasi persoalan di daerah kita. Tidak ada orang lain yang akan menyelesaikannya selain kita sendiri,” pungkasnya.
(Andri/Red/PI)

Loading