HUT Ke-81 RI, LPKA Palangka Raya Berikan PMP kepada Anak Binaan

Daerah142 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya menyerahkan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Hari Kemerdekaan Tahun 2026 kepada Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, Senin (17/8/2026).

Penyerahan PMP menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus bentuk pemenuhan hak bagi Anak Binaan yang menjalani proses pembinaan di LPKA.

Pemberian PMP diberikan kepada Anak Binaan yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta menunjukkan sikap dan perilaku baik selama mengikuti proses pembinaan.

Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya, Kurniawan Wawondos, mengatakan pemberian PMP merupakan bentuk pemenuhan hak sekaligus apresiasi atas proses pembinaan yang telah dijalani Anak Binaan.

“PMP merupakan hak yang diberikan kepada Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan. Kami berharap pemberian ini dapat menjadi motivasi bagi Anak Binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dengan baik, menjaga kedisiplinan, dan menunjukkan perubahan perilaku yang positif,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian PMP diharapkan mendorong Anak Binaan untuk terus mengikuti berbagai program pembinaan yang tersedia. Pembinaan tidak hanya diarahkan pada perubahan perilaku, tetapi juga pengembangan keterampilan, pendidikan, pembentukan karakter, serta persiapan untuk kembali ke tengah masyarakat dengan bekal yang lebih baik.

Momentum pemberian PMP pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dapat dimaknai dengan memberikan kesempatan kepada Anak Binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan.

Melalui pemberian PMP tersebut, LPKA Kelas II Palangka Raya berkomitmen melaksanakan pemenuhan hak Anak Binaan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemberian PMP diharapkan menjadi penyemangat bagi Anak Binaan untuk terus berproses, meningkatkan kedisiplinan, dan mengikuti seluruh program pembinaan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (*)

Loading