PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 bersama Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah dan Penyelenggara Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi dalam memberikan pembinaan kerohanian dan motivasi kepada Anak Binaan agar terus memiliki semangat memperbaiki diri dan menatap masa depan yang lebih baik.
Rombongan dipimpin Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Mimi, bersama Penyelenggara Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Fajar Embang. Kehadiran mereka disambut jajaran LPKA Kelas II Palangka Raya.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Anak Binaan mengikuti ibadah, doa bersama, penyampaian pesan-pesan rohani, serta motivasi yang mengajak mereka untuk tidak terpuruk pada masa lalu, melainkan membangun harapan bagi masa depan.
Mimi mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh pihak agar terus memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendampingan kepada setiap anak, termasuk Anak Binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.
“Setiap anak memiliki hak untuk bertumbuh, belajar, dan memperbaiki diri. Kami berharap melalui kegiatan ini, Anak Binaan semakin memiliki semangat, pengharapan, dan keyakinan bahwa mereka mampu meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Fajar Embang mengajak Anak Binaan untuk terus mendekatkan diri kepada Tuhan, menjaga sikap positif, serta memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Melalui kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Palangka Raya memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam memberikan pembinaan keagamaan dan penguatan karakter. Kolaborasi itu diharapkan mampu mendukung proses pembinaan yang holistik sehingga Anak Binaan memiliki bekal moral, spiritual, dan mental yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat. (*)
![]()

