PATRAINDONESIA.COM (Sentul) – Orang kepercayaan Presiden Prabowo Subianto itu, baru saja selesai menjalani Wukuf di Arafah. Mabit terlaksana. Lempar jumrah pun selesai. Kemudian ia menyempatkan berkunjung ke Sekolah Indonesia Jeddah. Di situ ia mewacanakan program MBG untuk anak-anak pekerja migran Indonesia.
Siapakah orang kepercayaan Presiden Prabowo itu? Dialah Dadan Hindayana. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang sekarang sedang gencar dengan program makan bergizi gratis alias MBG.

Betapa terkejutnya Dadan yang saat itu baru selesai menjalani serangkaian ibadah haji. Karena tiba-tiba ia dipanggil segera balik ke Jakarta.
Presiden Prabowo meminta Dadan pulang lebih cepat karena ada agenda besar pada 2 dan 3 Juni 2026.
Karena itu, Dadan terpaksa meninggalkan rombongannya. Ia bergegas mencari tiket pesawat komersial. Dan tibalah ia di Indonesia pada malam 1 Juni 2026.
Besok paginya, 2 Juni, ia sudah pergi mendampingi Presiden Prabowo meninjau program Makan Bergizi Gratis di Palmerah dan SMPN 111 Jakarta.
Pagi itu ia masih berdiri di samping presiden. Masih tertawa dan bertepuk tangan bersama anak-anak di sekolah. Masih menjalankan tugas. Masih menjadi Kepala BGN. Lalu malam pun tiba.
Dadan seperti disambar petir. Dadan yang sudah menyandang gelar haji itu dicopot oleh Presiden Prabowo. Tak hanya Dadan, dua wakilnya, yaitu Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya juga dicopot.
Drama belum selesai. Bahkan malah terlihat baru dimulai. Tepat pukul 02.00 dini hari tanggal 3 Juni 2026, kantor Dadan yaitu Badan Gizi Nasional di Kebon Sirih digeledah Kejaksaan Agung.
Dan pukul 04.00 WIB. Haji Dadan, Lodewyk, serta Sonny dijemput untuk menjalani pemeriksaan.
Beberapa jam kemudian, Dadan bersama kedua wakilnya ditetapkan sebagai tersangka! Mereka mengenakan seragam tahanan dengan tangan diborgol!!
Drama inilah yang membuat Presiden Prabowo mengaku bersedih. Bukan karena mereka diborgol. Tetapi presiden sedih kepercayaannya justru telah berlaku lancung.
Untuk mencopot Dadan dan kedua wakilnya, Prabowo mengaku punya bukti kuat. Ia telah meminta pasokan data dari PPATK, BPKP dan lainnya. Presiden mengaku punya mata dan telinga di mana-mana!!
Presiden Prabowo menumpahkan uneg-unegnya kepada seluruh awak MBG yang datang dari Sabang sampai Merauke di Gedung Sentul Convention Center, Bogor pada Rabu 3 Juni 2026 sore. Tepat saat itu Dadan dan kedua wakilnya diborgol Kejaksaan Agung.
Kepada Jaksa Agung, Kapolri, dan seluruh menteri Kabinet Merah Putih yang hadir, Prabowo berjanji akan menggelontorkan anggaran berapapun yang dibutuhkan untuk melakukan penegakan hukum.
Dan kepada 12.000-an awak MBG dari Sabang sampai Merauke Prabowo meminta jangan sekali-kali mencurangi hak anak untuk mendapat makanan sehat dan bergizi. Jangan berbuat jahat untuk memperkaya diri sendiri. Bahkan Presiden secara khusus memanggil para pengelola dapur MBG. Presiden menunjukkan dua macam potongan ayam goreng yang layak dan tidak layak. “Dan jangan sekali-kali memberikan potongan telur dadar yang dicampur-campur. Itu kejahatan. Dan itu dosa besar!!,” tegas Prabowo. (Tim Patraindonesia. Com/Red/PI)
![]()

