Warga Melintas Mendesak Aparat Hukum Bertindak Tegas terhadap PETI

Daerah, Peristiwa881 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) –  Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Sungai Barito, khususnya di Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) semakin memprihatinkan.

Pasalnya, aktivitas PETI tersebut beroperasi secara terang-terangan dari pantauan beberapa awak media di lapangan.

Warga yang melintas di sekitar area tersebut khawatir, karena aktivitas ilegal ini berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan infrastruktur sekitar.

Dari pantauan beberapa awak media, aktivitas PETI itu menunjukkan sejumlah lanting sedot beroperasi secara terang-terangan di siang hari, melakukan penambangan emas ilegal di sepanjang aliran sungai.

Warga yang melintas di wilayah tersebut mengaku resah dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Kami meminta aparat penegak hukum, khususnya Polres Barito Selatan, untuk bertindak tegas terhadap aktivitas penambangan emas diduga ilegal di wilayah Desa Kalahien,” ujar Darmawan, seorang warga yang melintas di lokasi.

Aktivitas ini bukan hal baru dan diduga telah berlangsung selama enam bulan terakhir. Oleh sebab itu dirinya meminta pihak aparat berwenang melakukan upaya tindakan nyata mengenai persoalan itu.

“Diduga aktivitas itu tanpa adanya upaya nyata dari pihak berwenang untuk menghentikannya,” ujarnya.

Terpisah, media ini mencoba mengkonfirmasi melalui telepon seluler via pesan singkat WhatsApp kepada Kapolres Barsel, AKBP Jacson Ricsco Hutapea, menyampaikan, apresiasi atas informasi yang diberikan dan berjanji untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Akan kami cek dulu apakah informasi tersebut benar atau tidak,” kata dia.

“Jika terbukti, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” demikian pungkas Kapolres. (Amar Iswani/Red/PI).

Loading