Delapan Anak Binaan LPKA Palangka Raya Ikut Serta dalam Pilkada 2024 sebagai Bentuk Pembelajaran Demokrasi

Patra News225 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Sebanyak delapan orang anak binaan dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, yang berlangsung di Tempat Pemungutan Suara Khusus (TPS K 901) yang terletak di Rutan Kelas IIA Palangka Raya. Pemungutan suara ini berlangsung dengan lancar dan penuh pengawasan, serta melibatkan kerjasama antara petugas pemasyarakatan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Delapan anak binaan tersebut telah memenuhi syarat usia sebagai pemilih dan diberikan kesempatan untuk menggunakan hak pilih mereka dalam rangka pelaksanaan demokrasi. Keikutsertaan mereka dalam Pilkada 2024 menjadi bagian dari upaya pembelajaran tentang pentingnya hak suara dan kewajiban sebagai warga negara.

Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya, Suwarto, menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi anak-anak binaannya dalam Pilkada ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi mereka untuk belajar tentang proses demokrasi. “Ini adalah bentuk nyata dari pembelajaran demokrasi bagi anak binaan. Pilkada ini adalah kesempatan berharga bagi mereka untuk belajar tentang pentingnya demokrasi dan peran mereka di masa depan,” ujar Suwarto.

Lebih lanjut, Suwarto menambahkan bahwa setiap anak memiliki potensi besar untuk berkembang, termasuk anak-anak binaan di LPKA. “Dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk menggunakan hak pilih, kami membantu mereka memahami arti penting kontribusi dalam membangun masa depan bangsa,” tandasnya.

Bagi sebagian anak binaan, Pilkada ini merupakan pengalaman pertama mereka dalam menggunakan hak pilih. Salah satu di antaranya mengungkapkan kebanggaannya atas kesempatan tersebut.

“Saya senang bisa ikut memilih. Walaupun sedang dalam masa pembinaan, saya merasa dihargai dan dianggap sebagai bagian dari masyarakat. Ini membuat saya semakin semangat untuk memperbaiki diri,” ungkap salah seorang anak binaan.

Pilkada 2024 bukan hanya sekadar ajang pemilihan pemimpin, tetapi juga merupakan sarana pendidikan demokrasi bagi anak-anak binaan. Dengan terlibat dalam proses ini, mereka memperoleh pemahaman tentang pentingnya peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Partisipasi ini diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen LPKA Kelas II Palangka Raya dalam membekali anak binaan dengan keterampilan serta kesadaran akan tanggung jawab sosial mereka. Di tengah masa pembinaan, mereka tetap diberikan ruang untuk belajar dan berkembang, serta berkontribusi pada kemajuan demokrasi di Indonesia.

Harapannya, pengalaman ini dapat menginspirasi anak binaan lainnya untuk terus belajar, beradaptasi, dan memperbaiki diri, meskipun berada dalam lingkungan pembinaan. Partisipasi mereka dalam Pilkada ini juga menjadi bukti bahwa setiap individu, terlepas dari latar belakangnya, memiliki hak yang sama untuk berkontribusi pada pembangunan demokrasi. (*)

Loading