Sempat Keluarkan Sempi, Pengendara Plat Polisi Lakukan Penganiayaan

Patra News373 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Jakarta) – Video beredar di Laman WhatsApp seorang pengendara mobil polisi melakukan pemukulan sambil menggenggam senjata api diselingi dengan kata-kata kotor.

Seperti halnya yang diberitakan dari Media katadia.co yang sudah lebih dahulu memberitakannya.

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria yang mengendarai mobil dinas polisi melakukan penganiayaan terhadap seorang pengendara mobil lainnya sedang menjadi viral di grup WAG pada tanggal 4 Mei 2023.

Dalam video tersebut, tampak pria yang menggunakan plat mobil dinas polisi tersebut sangat arogan dan melakukan pemukulan terhadap salah satu pengendara mobil lainnya.

Meskipun belum diketahui pasti penyebab dari kejadian tersebut, pria tersebut terlihat sangat agresif dan bahkan menggunakan kata-kata kasar serta memegang pistol dalam tangan saat melakukan penganiayaan tersebut.

Korban dalam video tersebut terlihat sangat takut dan berulangkali meminta tolong agar penganiayaan tersebut dihentikan.

Meskipun begitu, pria tersebut tetap melakukan pemukulan terhadap korban dan bahkan menodongkan pistol ke kepalanya.

Sementara itu, perekam video yang merupakan seorang wanita juga terlihat sangat ketakutan dan berulangkali meminta pria tersebut untuk menghentikan tindakan kekerasan tersebut.

Hingga saat ini, belum diketahui siapa identitas pria yang melakukan penganiayaan tersebut serta apakah pihak kepolisian telah melakukan tindakan terkait kejadian tersebut.

Video tersebut telah menyebar luas di media sosial dan menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat terhadap kekerasan yang dilakukan oleh oknum yang seharusnya bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat.

Di tempat yang berbeda, Anton Yamin ketua Umum Patra Indonesia Sejahtera menyayangkan kejadian ini, sebab dalam video yang beredar memperlihatkan adanya tindak kekerasan dan kata-kata yang kurang pantas didengar.

“Ini kejadian yang sangat tak terpuji, terlebih pelaku pemukulan mengendarai mobil dinas,” ungkap Anton Jumat (05/05/2023) 10.00 WIB.

” Saya harap kepolisian dapat segera menyelesaikan dan menemukan pelaku tersebut untuk dimintai pertanggung jawabannya secara hukum,” Tegasnya. (Asen/Red/PI).

Loading

3 komentar

Komentar ditutup.