Warga Padang Cermin Geger, Ikan Mati Diduga Akibat Pencemaran Sungai

Patra News535 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Warga di sepanjang aliran Sungai Way Ratai, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, dihebohkan dengan dugaan pencemaran lingkungan yang menyebabkan banyak ikan ditemukan mati di sejumlah titik aliran sungai.

Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena air sungai selama ini menjadi salah satu sumber yang dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Sejumlah warga menduga kondisi air sungai telah tercemar oleh zat atau bahan berbahaya, meski hingga kini penyebab pastinya masih belum diketahui, Kamis (30/07/2026).

Berdasarkan pantauan awal, kematian ikan terjadi di sepanjang aliran sungai. Kondisi itu menimbulkan dugaan adanya pencemaran yang berdampak terhadap ekosistem perairan.

Saat ini, awak media masih melakukan penelusuran untuk mencari sumber dugaan pencemaran tersebut. Informasi yang dihimpun sementara menyebutkan adanya dugaan aktivitas mencurigakan yang berpotensi menjadi penyebab tercemarnya aliran Sungai Way Ratai. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan pembuktian dan verifikasi dari pihak berwenang.

Masyarakat berharap instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi, mengambil sampel air, serta memastikan penyebab kematian ikan agar dampak pencemaran tidak semakin meluas.

“Ya mas, banyak warga yang mencari ikan di aliran sungai untuk di bawa pulang,”ujar virdian saat dikonfirmasi.

Dirinya juga saat ini mencari letak sumber Pencemaran yang terjadi di wilayah, dan akan melakukan pelaporan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya sedang menelusuri aliran sungai, jika ada dugaan pencemaran yang berasal dari aktivitas mencurigakan maka akan kami laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH),”katanya.

Selain berdampak terhadap ekosistem, ikan yang mati akibat dugaan pencemaran berpotensi membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengambil, mengumpulkan, maupun mengonsumsi ikan yang ditemukan mati di aliran sungai hingga ada hasil pemeriksaan resmi dari instansi berwenang mengenai penyebab kematian ikan dan kondisi kualitas air.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan, mengingat apabila kematian ikan memang disebabkan oleh kontaminasi bahan berbahaya, maka konsumsi ikan tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan atau penyakit.

Perlu diketahui, aliran Sungai Way Ratai yang melintasi Kecamatan Padang Cermin merupakan satu kesatuan aliran sungai dengan wilayah Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran. Oleh karena itu, apabila dugaan pencemaran terbukti terjadi, dampaknya dikhawatirkan dapat dirasakan oleh masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab pasti kematian ikan maupun hasil pemeriksaan kualitas air di lokasi kejadian. Awak media akan terus menelusuri perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru setelah memperoleh konfirmasi dari pihak berwenang.(Asen/Red/PI).

Loading