Survei LKPI: Pasangan Muhibbin-Elim Ungguli Bambang-Bayu di Pilkada Blitar dengan Elektabilitas 58,8%

Politik1717 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM – BLITAR – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar 2024 diwarnai persaingan ketat antara dua pasangan calon (Paslon) yang telah ditetapkan oleh KPU, yaitu Syauqul Muhibbin-Elim Tyu Samba dan Bambang Rianto-Bayu Kuncoro.

Berdasarkan hasil survei terbaru dari Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), pasangan Muhibbin-Elim unggul dalam hal elektabilitas dengan persentase 58,8%, mengungguli pesaing mereka.

Pasangan Bambang-Bayu, yang didukung oleh koalisi besar terdiri dari PDIP, Gerindra, Golkar, dan PPP, serta enam partai nonparlemen, dikenal sebagai politisi berpengalaman.

Bambang pernah duduk di kursi DPRD Kota Blitar dan DPRD Jawa Timur, sementara Bayu saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Blitar untuk periode 2019-2024, namun memilih mundur untuk maju sebagai calon wakil wali kota.

Di sisi lain, pasangan Muhibbin-Elim yang diusung oleh PKB, PAN, Demokrat, dan beberapa partai nonparlemen menawarkan kesegaran dalam politik Blitar.

Muhibbin, yang aktif sebagai Wasekjen GP Ansor, dan Elim, kader Gerindra yang pernah maju di Pileg 2024, tampil sebagai figur baru yang membawa semangat perubahan dan inovasi untuk kemajuan Kota Blitar.

Survei LKPI yang melibatkan 1.200 responden dari 21 kelurahan di Kota Blitar menunjukkan bahwa pasangan Muhibbin-Elim dikenal oleh 83,8% warga, sedikit lebih tinggi dibandingkan Bambang-Bayu dengan 81,6%.

Tingkat kesukaan terhadap Muhibbin-Elim juga lebih tinggi, mencapai 79,6% dibandingkan Bambang-Bayu yang hanya 52,3%.

Direktur Eksekutif LKPI, Togu Lubis, menjelaskan bahwa survei yang dilakukan pada 2-12 Oktober 2024 ini menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan margin of error sekitar 2,81% dan tingkat kepercayaan 95%.

Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka untuk mendapatkan gambaran nyata dari preferensi pemilih.

Dalam simulasi pemilihan langsung, 52,2% responden menyatakan akan memilih Muhibbin-Elim, sementara hanya 35,4% yang mendukung Bambang-Bayu.

Ketika diberikan kuesioner dan kartu suara, pasangan Muhibbin-Elim tetap unggul dengan perolehan 58,8% suara, sedangkan Bambang-Bayu hanya mendapatkan 37,3%.

Pengamat politik dari Nahdlatul Ulama, Rikal Dikri, menilai bahwa tingginya elektabilitas Muhibbin-Elim mencerminkan keinginan masyarakat untuk perubahan.

“Generasi milenial dan perempuan menjadi segmen penting yang mendukung pasangan ini karena visi mereka yang proaktif dalam menggerakkan ekonomi lokal, terutama sektor perdagangan dan jasa,” ungkap Rikal.

Selain itu, program unggulan seperti seragam sekolah dan layanan kesehatan gratis dinilai mampu menarik perhatian keluarga di Blitar.

Rikal menambahkan bahwa pasangan ini menawarkan pendekatan realistis dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat di tengah keterbatasan sumber daya alam yang dimiliki Kota Blitar.

Survei LKPI ini mempertegas posisi pasangan Muhibbin-Elim sebagai kandidat favorit yang berhasil meraih hati masyarakat, terutama mereka yang mengharapkan wajah baru dan perubahan signifikan dalam pemerintahan kota.

Pilwali 2024 di Blitar pun diprediksi akan menjadi momen penentu arah baru bagi masa depan kota ini.

 

Loading