PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Suasana hijau dan sejuk Bukit Lantana, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung menjadi saksi terselenggaranya Reforest Camp pada 27–28 September 2025.
Kegiatan yang digagas oleh SETAPAK Nature and Jungle Activities bersama Pokdarwis “Pesona Jaya” ini berhasil menarik ratusan peserta dari berbagai komunitas pencinta alam di Lampung.
Acara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, didampingi KPHK Tahura Wan Abdul Rahman serta Ketua Pokdarwis Pesona Jaya, Jaenal Alidin. Prosesi pelepasan kontingen pendakian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kadis Kehutanan.
Dalam sambutannya, Kadis Kehutanan menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian hutan. “Konservasi bukan hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran. Reforest Camp menjadi wadah pembelajaran sekaligus aksi nyata untuk menjaga masa depan hutan Lampung,”ujarnya.
Pokdarwis Pesona Jaya sendiri dikenal sebagai motor penggerak wisata alam di kawasan Bukit Cendana, Bukit Lantana, dan Air Terjun Sinar Tiga. Melalui kegiatan ini, mereka ingin menunjukkan bahwa pariwisata bisa berjalan seiring dengan pelestarian alam.
Salah satu agenda utama adalah Searing Session, yang memberi peserta wawasan seputar konservasi, dasar-dasar pendakian gunung, sejarah Puncak Sukmailang, hingga pentingnya hutan bagi kehidupan. Materi yang dibawakan meliputi:
- Definisi dan ancaman terhadap konservasi, seperti deforestasi dan perubahan iklim.
- Pengetahuan dasar pendakian gunung dengan prinsip Leave No Trace.
- Fungsi ekologis, ekonomis, hingga sosial budaya hutan.
- Filosofi dan sejarah Puncak Sukmailang sebagai simbol harmoni manusia dengan alam.
Selain itu, peserta juga diajak melakukan aksi nyata berupa penanaman pohon, pembersihan jalur pendakian, dan kampanye lingkungan.
Reforest Camp semakin semarak dengan hadirnya berbagai komunitas pecinta alam, antara lain Komunitas Puncak Alam, Komunitas Garsa, Komunitas Cah Kene, Komunitas Urpala, dan Komunitas Lentera. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menyatukan banyak pihak dengan latar belakang berbeda.
Ketua Pokdarwis Pesona Jaya, Jaenal Alidin, menegaskan bahwa Reforest Camp bukan hanya tentang aktivitas dua hari di Bukit Lantana, melainkan investasi jangka panjang.
“Kami berharap kegiatan ini melahirkan kesadaran kolektif. Bukit, air terjun, dan hutan bukan sekadar destinasi, tetapi warisan untuk anak cucu kita,”ucapnya.
Dengan semangat kebersamaan, Reforest Camp di Bukit Lantana berhasil meneguhkan pesan bahwa menjaga hutan berarti menjaga kehidupan.(Asen/Red/PI).
![]()

