PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Ketua Konferensi PWI Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Anigoru via aplikasi WhatsApp pada Media Online Patraindonesia.com menyampaikan bahwa kemarin Rabu (28/5/2025) pihaknya di Hotel Indra Jaya laksanakan Konferensi PWI Bartim. Dan
menetapan Agustinus Bole Malo ini sebagai Ketua PWI Barito Timur setalah salah satu calon yakni Prasojo Eko Aprianto secara mengejutkan menyatakan mundur diri “Benar Prasojo Eko Aprianto mengundurkan diri dari pencalonan” ujar Anigoru sehingga Pimpinan Sidang Ika Lelunu yang juga Sekretaris PWI Kalteng menetapkan Agustinus Bole Malo sebagai Ketua dan Formatur untuk menyusun kepengurusan PWI Barito Timur 2025 – 2028.
Adapun Tim Formatur penyusun Pengurus PWI Barito Timur, yakni Ketua Agustinus Bole Malo, anggota Ika Lelunu dan Anigoru yang bersepakat meminta waktu untuk menyusun kepengurusan paling lambat satu bulan kedelapan, selanjutnya akan disampaikan ke PWI Provinsi untuk dibuat SK, selanjutnya akan dilakukan pelantikan.
“Terima kasih kepada kawan – kawan anggota PWI yang telah mempercayakan saya sebagai Ketua PWI Barito Timur, semoga kehadiran saya bukan untuk dilayani tetapi melayani anggota, serta berusaha keras memajukan dan menjaga marwah organisasi PWI, dengan menjaga kemitraan dengan siapapun tegas Agustinus Bole Malo.
Sementara itu Ketua PWI Kalteng M Zainal menegaskan bahwa pelaksanaan konferensi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal dan meneguhkan komitmen terhadap profesionalisme wartawan dengan selalu etika jurnalistik.
“Soliditas, profesionalisme dan menjaga etika jurnalistik itu wajib dilakukan semua anggota PWI guna menjaga nama baik dan marwah organisasi wartawan tertua di Indonesia itu” tegas M Zainal dalam sambutannya.
Ditambahkan dia, kini dinamika pembangunan dan demokrasi, pers memiliki peran yang sangat strategis sebagai jembatan informasi, kontrol sosial, serta mitra pemerintah dalam menyuarakan kepentingan publik.
Karena itu wartawan khususnya yang tergabung dalam PWI dituntut untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kompetensi dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama dalam era digital saat ini katanya. M. Zainal juga menyampaikan harapan agar melalui konferensi ini lahir kepemimpinan baru di tubuh PWI Barito Timur yang mampu membawa organisasi menjadi lebih maju, inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai – nilai etika jurnalistik yang menjadi pondasi utama profesi wartawan.
Ia mengingatkan pentingnya menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ditengah derasnya arus informasi digital, wartawan harus senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik agar kepercayaan publik terhadap media tetap terjaga. Selain berbicara tentang profesionalisme M . Zainal juga menyoroti isi kesejahteraan wartawan, , ia mendorong agar perhatian terhadap kebutuhan dasar insan pers, seperti akses terhadap program rumah subsidi bisa menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup wartawan di daerah.
Pada kesempatan yang sama Zainal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur atas dukungan yang selama ini diberikan kepada PWI, serta kepada pihak swasta khususnya PT. Adaro Indonesia yang turut mendukung kegiatan ini, ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang telah mempersiapkan konferensi dengan baik.
Konferensi PWI Kabupaten Barito Timur tahun 2025 ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Barito Timur Osa Awatnu mewakili Bupati Barito Timur M.Yamin.
Turut hadir juga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kepala Organisasi Perangkat Daerah , instansi swasta, dan sejumlah wartawan dari organisasi profesi lainnya. (Mardianto/Red/Pi)
![]()

