Perkuat Implementasi L-CRISP di Desa Sidodadi, Mitra Bentala Teken Dua MoU

Organisasi130 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Mitra Bentala resmi menandatangani dua Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah desa dan kelompok masyarakat sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas pelaksanaan Program Local Coastal Resilience Initiative and Sustainable Partnership (L-CRISP).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ketangguhan wilayah pesisir melalui kolaborasi multipihak. MoU pertama dilakukan antara Mitra Bentala dan pemerintah desa, sementara MoU kedua melibatkan Mitra Bentala dengan kelompok masyarakat pesisir sebagai pelaksana langsung kegiatan di lapangan.

Rizani Direktur Mitra Bentala, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kerja sama formal ini menjadi fondasi penting agar program L-CRISP dapat berjalan secara terstruktur, partisipatif, dan berkelanjutan.

“Program ini disambut baik oleh pemerintah desa Sidodadi dan kami melakukan penandatanganan MoU untuk memastikan kegiatan ini sama-sama mendukung,” ujarnya, Selasa (06/01/1026).

“Kemudian kami berlanjut melakukan MoU dengan kelompok agar ada keseriusan, dan masyarakat harus mengelola, mengembangkan agar program kita berjalan dengan baik,”ujarnya.

“Tandatangan Kelompok itu salah satu teknis agar mereka serius dan komitmen dalam menyukseskan program ini dan bertanggung jawab kegiatan ini untuk membantu perekonomian masyarakat,” kata Rizani.

Melalui MoU dengan pemerintah desa, kedua belah pihak sepakat untuk bersinergi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program, termasuk integrasi kegiatan L-CRISP ke dalam agenda pembangunan desa.

Sementara itu Tunggal selaku Kepala Desa Sidodadi menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai kehadiran Mitra Bentala melalui Program L-CRISP sejalan dengan upaya desa.

“Saya sangat bersyukur sekali, karena kita selalu mencari terobosan kemitraan pihak lain dan menggandeng pihak ketiga, kita harus punya terobosan karena ekonomi sedang tidak baik baik saja,”keluhnya.

“Terkait kontribusi, Mitra Bentala hanya memberikan kontribusi berupa barang/ material yang akan di suplai sepenuhnya oleh Mitra Bentala,” jelas Kades.

Tak kalah penting, Prianto selaku Ketua kelompok menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan program yang telah disepakati bersama.

“Saya di tunjuk jadi ketua kelompok Mitra Bina Sidomakmur, kita akan segera mengumpulkan anggota dan menggelar musyawarah, terkait penawaran yang diberikan yaitu pembinaan, budidaya Bawal Bintang, Budidaya Kerang Hijau dan budidaya Kepiting Bakau,” lanjutnya.

“Tiga komoditi yang ditawarkan dan kita akan didampingi secara teknis, baik pengelolaan maupun pemasaran selama 3 tahun,” tutup ketua.

Penandatanganan dua MoU ini menjadi tindak lanjut konkret dari komitmen Mitra Bentala dalam mendorong ketangguhan pesisir sebagaimana telah disampaikan pada pemberitaan sebelumnya.

Dengan adanya kesepakatan formal ini, Program L-CRISP diharapkan dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir.(Asen/Red/PI).

Loading