PATRAINDONESIA.COM – JAKARTA – Tekanan krisis energi global yang masih berlangsung dinilai tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dalam negeri. Dalam situasi tersebut, peran aparat keamanan dianggap krusial untuk menjaga ketahanan nasional.
Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama, menyampaikan bahwa stabilitas keamanan menjadi elemen penting di tengah ketidakpastian global yang dipicu oleh dinamika geopolitik dan fluktuasi harga energi dalam beberapa tahun terakhir.
“Polri harus bekerja keras memastikan stabilitas keamanan ditengah krisis energi yang melandai dunia saat ini”, ucapnya.
Sandri menilai, pengertian stabilitas keamanan tidak dapat dipersempit hanya pada aspek pertahanan semata. Ia menekankan pentingnya perlindungan terhadap infrastruktur energi strategis, termasuk kilang minyak, jaringan listrik, dan pipa gas, yang menjadi tulang punggung pasokan energi nasional.
Menurut dia, potensi gangguan terhadap sektor energi tidak hanya datang dari ancaman fisik, tetapi juga kemungkinan serangan siber yang dapat mengganggu sistem distribusi. Karena itu, peran Polri dalam menjaga objek vital nasional dinilai semakin relevan.
Selain faktor domestik, ia juga menyoroti dampak konflik geopolitik global, seperti ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang dapat memengaruhi jalur distribusi energi. Dalam konteks ini, stabilitas keamanan di dalam negeri menjadi penting untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan.
Sandri juga menegaskan bahwa stabilitas keamanan berkaitan erat dengan upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional. Ia menilai kondisi yang aman akan mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya lokal.
Di sisi lain, pengelolaan cadangan energi nasional disebut membutuhkan situasi yang kondusif agar dapat dimanfaatkan secara efektif ketika terjadi krisis.
Dengan berbagai tantangan tersebut, stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor penentu dalam menjaga keberlangsungan sektor energi nasional di tengah tekanan global yang masih berlangsung.
![]()







