Lampung Dorong Budidaya Kaliandra Merah Sebagai Sumber Energi Terbarukan

Organisasi1297 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Bandar Lampung) – TP Sriwijaya Pengda Provinsi Lampung menyarankan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal untuk menginstruksikan seluruh bupati dan walikota di Provinsi Lampung agar mulai membudidayakan tanaman Kaliandra Merah. Tanaman ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber energi alternatif.

Menurut Apriyan Sucipto, SH, MH, Wakil Sekretaris TP Sriwijaya Pengda Lampung, kayu Kaliandra Merah memiliki kadar kalori sebesar 4.200 kilo kalori per kilogram, dan bila diarangkan, kadarnya meningkat hingga 7.000 kilo kalori.

“Kadar kalori ini setara dengan batu bara kualitas medium, namun api yang dihasilkan lebih stabil sehingga sangat potensial sebagai bioenergi,” ujar Apriyan.

Kaliandra Merah bukanlah tanaman baru di dunia pertanian. Tanaman konservasi ini mampu tumbuh di lahan marginal dan berfungsi menyuburkan tanah serta mengontrol laju erosi.

Selain itu, daun Kaliandra juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak berkualitas tinggi serta bahan baku pupuk organik karena kandungan proteinnya yang tinggi.

Dalam upaya memaksimalkan potensi Kaliandra Merah, Apriyan menyarankan agar Gubernur Lampung dapat menginstruksikan seluruh masyarakat pengelola hutan produksi terbatas (HPT) di provinsi tersebut, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat yang memiliki luas HPT sekitar 33.000 hektar, untuk membudidayakan tanaman ini sebagai sumber energi terbarukan pengganti batu bara.

“Kita harapkan bioenergi tercipta, masyarakat berperan aktif di sana, industri terbantu, carbon release bisa ditekan, lingkungan terjaga, pendidikan vokasi makin jaya,” pungkas Apriyan.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui diversifikasi produk pertanian, tetapi juga mendukung upaya Provinsi Lampung dalam menciptakan energi ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Loading