PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) – Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Selatan (Dishub Barsel) Kalimantan Tengah memantau 2 (dua) titik Jalan Trans Kalimantan Buntok – Palangkaraya dari arah Buntok – Kalahien, tepatnya di Desa Lembeng dan Pararapak mencapai ketinggian debit air di kisaran 80 Cm.
Tergenangnya jalan di dua titik desa tersebut di atas, akibat meningginya debit air Sungai Barito di sepanjang musim penghujan di pertengahan April 2025.
Hal itu disampaikan Kepala Dishub Barsel Joni Priawan, Senin (21/04/2025) kepada media ini melalui telepon seluler, via pesan singkat WhatsApp di Buntok.

“Kami melakukan pemantauan di dua titik banjir di Desa Pararapak dan Lembeng atas itu agar arus lalu lintas bisa terkendali dan aman tanpa ada kecelakaan yang bersifat bisa memakan korban jiwa,” ujarnya.
Dijelaskan dia, pada pemantauan di dua titik di Desa Lembeng dan Pararapak tersebut, pihaknya tidak bekerja sendiri. Namun sambung dia, pihaknya juga dibantu instansi terkait seperti BPBD, Kepolisian dan masyarakat setempat.
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat pengguna Jalan Trans Kalimantan Buntok – Palangkaraya, dari arah Buntok – Kalahien, atau dari arah sebaliknya, agar berhati-hati saat bepergian.
“Khususnya para pengguna jalan yang punya rencana bepergian keluar kota. Mengingat debit air DAS Barito meninggi saat memasuki musim penghujan saat ini. Guna menghindari hal-hal yang bersifat tidak diinginkan kita bersama,” demikian kata pungkas penutup Joni Priawan. (Amar Iswani/Red/PI).
![]()

