Kemandirian Fiskal Jadi Kunci, ARK Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Papua Barat Daya

Daerah370 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM -(SORONG) –Senator Agustinus Robianus Kambuaya, yang dikenal dengan inisial ARK, menegaskan pentingnya pemerintah daerah untuk berinovasi dan tidak lagi bergantung penuh pada dana transfer pusat dalam menggerakkan pembangunan. Ia menilai dinamika efisiensi anggaran saat ini seharusnya menjadi pemicu bagi daerah untuk berpikir lebih kreatif dalam menggali potensi pendapatan.

“Selama ini pemerintah daerah terlalu bergantung dan menengadah ke atas, seolah hanya menunggu belas kasihan transfer,” ujar ARK. Ia menekankan bahwa prinsip utama otonomi daerah adalah kemandirian Pemda dalam mengelola pendapatan dan pembiayaan pembangunan.

Menurut dia, kemandirian fiskal merupakan kemampuan pemerintah daerah membiayai belanja rutin dan pembangunan tanpa ketergantungan tinggi pada dana pusat. Dengan pendapatan yang kuat, Pemda dapat sepenuhnya menjalankan otonomi daerah dan menentukan prioritas sesuai kebutuhan masyarakat lokal.

Senator muda yang dikenal brilian itu menjelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang stabil dan meningkat akan menjamin keberlanjutan berbagai proyek pembangunan jangka panjang, sekaligus mengurangi risiko terhambatnya program akibat perubahan kebijakan transfer pusat.

Ia menjelaskan sejumlah komponen PAD yang harus diperkuat, seperti pajak daerah meliputi pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, hingga parkir serta retribusi atas layanan kesehatan, kebersihan, parkir umum, dan tempat pelelangan ikan. ARK menilai sektor pariwisata Papua Barat Daya memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, ARK meminta pemerintah daerah mengarahkan belanja pada sektor-sektor produktif yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi. “Menuntut penambahan anggaran dari pemerintah pusat tanpa mendorong pertumbuhan ekonomi sama dengan menipu diri, menipu rakyat, dan menipu pemerintah pusat,” tegasnya.

Ia mencontohkan beberapa daerah yang berhasil mengoptimalkan potensi lokal, seperti Maluku Utara melalui gerakan inovasi UMKM rempah-rempah dan ekspor kelapa, serta Jawa Timur dengan kontribusi besar dari sektor peternakan dan pertanian.

Senator ARK menilai Papua Barat Daya perlu menyiapkan program-program konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang nyata sekaligus menjaga stabilitas inflasi. Ia menekankan bahwa belanja akhir tahun dan proyek pembangunan harus diarahkan agar perputaran uang di tengah masyarakat tetap terjaga dan memberikan dampak langsung.

Loading