Kawal Demokrasi yang Berintegritas, Bawaslu Gelar Penguatan Kelembagaan

Daerah, Nasional299 Dilihat

 

PATRAINDONESIA.COM (Muara Teweh) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum. Dilaksanakan di Aula Bappedalitbang Muara Teweh, Jumat (12/09/2025). Kegiatan ini digelar selama dua hari, 12–13 September 2025, dengan melibatkan 55 peserta dari berbagai unsur Mitra Strategis.

Peserta kegiatan yang sekaligus menjadi ruang dialog antarinstansi dan masyarakat, guna memperkuat komitmen bersama dalam mengawal demokrasi yang berintegritas di ikuti oleh perwakilan dari elemen masyarakat, kepemudaan, dan keagamaan.

Kehadiran beragam unsur ini menunjukkan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menjaga integritas pelaksanaan Pemilu.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Anggota Komisi II DPR RI, Iwan Kurniawan, SH, MH, serta pegiat pemilu dari KIPP (Komite Independen Pemantau Pemilu), Kaka Suminta, sebagai narasumber utama. Sementara dari internal pengawas pemilu, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Siti Wahidah, S.Ag., MM., turut memberikan materi strategis mengenai strategi pengawasan dan penguatan internal kelembagaan.

Menurut Hj. Siti Wahidah, penyampaian materi ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan soliditas kelembagaan Bawaslu, sekaligus menanamkan pemahaman menyeluruh tentang strategi pengawasan yang efektif, transparan, dan profesional.

“Penguatan internal kelembagaan bukan hanya tentang meningkatkan kemampuan pengawas, tetapi juga bagaimana membangun integritas, kemandirian, dan konsistensi dalam menjalankan fungsi pengawasan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa dengan sinergi bersama mitra strategis, Bawaslu akan semakin siap menghadapi dinamika dan tantangan pengawasan Pemilu.

“Harapan kami, melalui forum ini, tercipta kolaborasi yang kuat antara Bawaslu dan seluruh elemen terkait, sehingga proses demokrasi di Barito Utara dapat berjalan jujur, adil, dan bermartabat,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI, Iwan Kurniawan, SH, MH, menilai kegiatan ini sangat penting sebagai upaya memperkuat penyelenggaraan demokrasi.

“Pengawasan adalah kunci agar Pemilu berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Saya berharap Bawaslu di daerah dapat semakin solid, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan yang ada di lapangan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pegiat pemilu dari KIPP, Kaka Suminta. Ia menekankan pentingnya partisipasi publik dalam pengawasan.

“Demokrasi tidak bisa hanya diserahkan kepada penyelenggara, tetapi juga harus melibatkan masyarakat sipil. Dengan keterlibatan berbagai pihak, potensi pelanggaran bisa diminimalisasi, dan kepercayaan publik terhadap hasil Pemilu akan semakin kuat,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Barito Utara, Adam Parawansa Syahbubakar, dalam sambutannya melalui koordinator kegiatan, Rahmi menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan ini merupakan bagian dari upaya pembenahan internal sekaligus konsolidasi demokrasi yang harus melibatkan berbagai mitra strategis.

“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Pengawasan pemilu yang berkualitas hanya akan terwujud melalui kolaborasi bersama mitra kerja, baik dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, maupun elemen masyarakat. Oleh karena itu, melalui forum ini kami berharap lahir sinergi yang lebih kuat dalam menjaga demokrasi di Barito Utara,” ujar Adam dalam sambutan tertulisnya.

Adam menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk memberikan masukan demi perbaikan pengawasan pemilu ke depan.

“Kritik dan saran dari mitra kerja maupun masyarakat sangat berarti agar proses demokrasi berjalan lebih transparan, jujur, dan adil,” pungkasnya.

(Andri)

Loading