DPRD Barsel Soroti Kesejahteraan Honorer dan Perbaikan Layanan Publik

Daerah163 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) — DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) kembali melanjutkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) setelah sempat diskors pada Rabu (12/3/2025). Rapat yang digelar di Ruang Gabungan Komisi DPRD Barsel pada Jumat (14/3/2025) ini membahas isu kesejahteraan tenaga honorer dan peningkatan kualitas layanan publik.

RDP dihadiri Sekretaris Daerah Barsel, BKPSMD, Inspektorat, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Perumda Air Minum Tirta Barito.

Ketua DPRD Barsel, HM Farid Yusran, menyoroti kendala yang dihadapi tenaga honorer di sektor pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, masih ada tenaga kontrak yang belum memenuhi masa kerja untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ada peluang bagi tenaga kontrak di bidang kesehatan yang masa kerjanya kurang dari dua tahun agar tetap menerima gaji melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” ucapnya.

Untuk tenaga honorer di sektor pendidikan, ia menyebut gaji dapat diakomodasi melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), meski belum memenuhi syarat pengangkatan PPPK. “Kami berharap ada kebijakan yang bisa memberikan solusi tanpa membebani keuangan daerah,” sambung dia.

Selain tenaga honorer, DPRD juga menyoroti layanan air bersih di Barsel yang masih menghadapi tantangan. Farid meminta pihak terkait meningkatkan kualitas layanan dan menyesuaikan tarif agar tidak terus merugi.

“Saat ini tarif air di Barsel masih di bawah ketentuan minimal gubernur sehingga menimbulkan kerugian berkelanjutan. Kami mendorong solusi segera ditemukan demi keberlanjutan layanan,” terang dia. (Amar Iswani).

Loading