Bapemperda DPRD Barsel Kaji Strategi Cadangan Pangan ke Kabupaten Balangan

Daerah90 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) — Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, dalam rangka mengkaji penerapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan. Kegiatan berlangsung pada Jumat (9/5/2025) sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah Barsel.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan yang dipimpin Ketua Bapemperda DPRD Barsel, Ensilawatika Wijaya, SE, mengadakan diskusi intensif bersama DPRD Balangan dan instansi terkait, khususnya Dinas Ketahanan Pangan setempat. Fokus pembahasan meliputi strategi pengelolaan cadangan pangan, mekanisme distribusi saat darurat, serta sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas pangan.

“Kami ingin belajar dari praktik terbaik yang telah dijalankan Kabupaten Balangan, terutama dalam membangun koordinasi lintas sektor dan pemberdayaan petani lokal sebagai garda terdepan ketahanan pangan,” ujar Ensilawatika.

Ia menilai, pendekatan adaptif yang diterapkan Balangan sangat relevan untuk diadopsi di Barito Selatan, mengingat potensi ancaman bencana alam seperti banjir yang dapat mengganggu ketersediaan pangan.

“Pengelolaan cadangan pangan yang baik bukan hanya soal menyimpan stok, tapi juga bagaimana sistemnya cepat, tepat sasaran, dan terintegrasi dengan kondisi lapangan,” tambahnya.

DPRD Balangan menyambut baik kunjungan ini dan memberikan sejumlah masukan strategis, termasuk pola kerja sama dengan Bulog, penggunaan teknologi informasi dalam pemantauan stok, serta penguatan peran desa dalam pengelolaan pangan lokal.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian studi komparatif yang dilakukan Bapemperda DPRD Barsel untuk menyusun Raperda yang kontekstual, aplikatif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Dengan pembelajaran dari daerah yang sudah lebih maju, Ensilawatika optimis Raperda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan dapat segera rampung dan menjadi payung hukum yang kuat dalam menjaga ketahanan pangan jangka panjang di Kabupaten Barito Selatan. (Amar Iswani).

Loading