PATRAINDONESIA.COM – JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara 2026, tingkat optimisme masyarakat terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan tren positif. Hasil Survei Litbang Kompas mengungkapkan, mayoritas masyarakat meyakini institusi kepolisian akan terus mengalami perbaikan dalam menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum.
Survei yang berlangsung pada 9-18 April 2026 itu melibatkan 1.200 responden melalui wawancara tatap muka di 38 provinsi. Hasilnya, sebanyak 82,4 persen responden menyatakan yakin kinerja Polri akan semakin baik pada masa mendatang.
Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan survei serupa pada 2025 yang mencatat tingkat keyakinan publik sebesar 76,2 persen.
Tak hanya itu, sejumlah indikator lain juga mengalami kenaikan. Citra kelembagaan Polri meningkat menjadi 71,5 persen. Indeks profesionalitas pelayanan naik dari 7,76 menjadi 8,37. Sementara itu, sekitar 80 persen responden menilai fasilitas pelayanan di kantor-kantor polisi kini semakin nyaman bagi masyarakat.
Presiden Haidar Alwi Care sekaligus Haidar Alwi Institute, Ir. R. Haidar Alwi, MT, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB, menilai capaian tersebut merupakan hadiah paling berharga bagi Polri pada momentum Hari Bhayangkara tahun ini.
Menurut Haidar Alwi, kepercayaan masyarakat merupakan ukuran keberhasilan yang jauh lebih bernilai dibandingkan penghargaan administratif karena lahir dari pengalaman langsung masyarakat saat menerima pelayanan kepolisian.
“Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat keyakinan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen merupakan kabar yang sangat menggembirakan. Angka ini membuktikan bahwa masyarakat melihat adanya perubahan nyata dalam pelayanan, profesionalisme, dan pengabdian Polri. Kepercayaan rakyat adalah prestasi yang tidak dapat dibangun dalam semalam, melainkan melalui kerja nyata yang konsisten.”
Haidar Alwi menilai hasil survei tersebut menjadi sinyal bahwa proses transformasi yang dijalankan Polri berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, meningkatnya kepercayaan publik tidak terlepas dari kepemimpinan yang mampu mendorong perubahan secara menyeluruh, mulai dari pembenahan pelayanan hingga penguatan budaya kerja yang semakin profesional.
Kepemimpinan Dinilai Berperan dalam Peningkatan Kepercayaan Publik
Dalam kesempatan itu, Haidar Alwi juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas capaian yang diraih institusi Polri menjelang Hari Bhayangkara 2026.
Ia menilai Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil mengarahkan Polri menjadi institusi yang lebih modern, humanis, profesional, sekaligus adaptif terhadap berbagai tantangan dan perkembangan zaman.
Menurutnya, peningkatan tingkat keyakinan masyarakat menjadi 82,4 persen, kenaikan citra kelembagaan menjadi 71,5 persen, serta membaiknya indeks profesionalitas pelayanan menunjukkan bahwa transformasi yang dilakukan Polri tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi telah dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang semakin baik.
Haidar Alwi menambahkan, tingginya tingkat kepercayaan publik menjadi modal penting bagi Polri untuk terus memperkuat penegakan hukum, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas nasional sebagai salah satu fondasi utama pembangunan Indonesia.
“Hari Bhayangkara tahun ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus terus dijaga. Saya mengucapkan selamat kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sosok pemimpin visioner yang telah membawa Polri mencapai tingkat kepercayaan publik yang semakin tinggi. Semoga Polri terus menjadi institusi yang dicintai rakyat, profesional dalam bertugas, dan semakin kokoh mengawal Indonesia menuju masa depan yang lebih aman dan maju,” pungkas Haidar Alwi.
![]()







