Wabup Tangerang Gandeng Bhavani Indonesia, Bahas Perlindungan Perempuan hingga Cegah Stunting

Sosial305 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM – TANGERANG – Kabupaten Tangerang – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menerima audiensi perdana organisasi pemberdayaan perempuan Bhavani Indonesia di Kantor Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kamis (18/6/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam penguatan perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga pencegahan stunting.

Dalam audiensi itu, Intan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pemkab Tangerang juga telah menyiapkan safe house rahasia serta Trauma Healing Center pertama di Provinsi Banten yang bekerja sama dengan HIMPSI dan APPI untuk membantu pemulihan korban kekerasan.

Langkah tersebut mendapat respons positif dari Bhavani Indonesia yang memperkenalkan sejumlah program berbasis pemberdayaan perempuan, termasuk penyediaan ruang aman komunitas melalui Bhavani Connect dan advokasi perlindungan perempuan berbasis riset data.

Selain isu perlindungan, Intan menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi perempuan sebagai fondasi ketahanan keluarga. Untuk itu, Pemkab Tangerang terus menggelar pelatihan keterampilan seperti menjahit, tata boga, dan tata busana yang disertai dukungan modal usaha bagi masyarakat.

Di sektor kesehatan, Pemkab Tangerang juga memperkuat upaya penurunan angka stunting melalui program intervensi gizi yang menyasar ibu hamil berisiko dan balita. Sementara di bidang pendidikan, pemerintah daerah mendorong penerapan Kurikulum Keputrian guna membangun karakter dan kemampuan perlindungan diri bagi remaja perempuan.

Tak hanya itu, Intan mengungkapkan Pemkab Tangerang akan menggelar program Isbat Nikah Gratis bagi 1.000 pasangan mulai Juli hingga September 2026. Program tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian hukum bagi pasangan yang menikah siri serta melindungi hak perempuan dan anak.

Bhavani Indonesia dalam kesempatan itu juga memaparkan sejumlah program unggulan periode 2025-2026, mulai dari Bhavani Bloom Festival hingga riset femisida yang berfokus pada penguatan kebijakan berbasis data.

Intan mengapresiasi kehadiran Bhavani Indonesia dan menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai gerakan perempuan yang ingin berkontribusi bagi masyarakat.

Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Tangerang.

Menanggapi hal itu, Chairwoman Bhavani Indonesia, Iik Nurul Fatimah, menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Bhavani tidak hadir untuk memperkenalkan program terpisah, melainkan untuk mengakselerasi dan memperkuat agenda yang sudah ada di daerah. Kami siap membangun kolaborasi sinergitas yang menerjemahkan agenda pemberdayaan perempuan di daerah,” ujar Iik.

Audiensi perdana tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama yang lebih intensif antara Bhavani Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Tangerang guna memperkuat program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta ketahanan keluarga di daerah.

Loading