PATRAINDONESIA.COM (BATU-MALANG) – Dinas Pendidikan Kota Batu terus memperkuat sistem perlindungan bagi siswa berkebutuhan khusus (SBK) di 75 sekolah inklusi. Langkah ini dinilai krusial agar pendidikan inklusif tidak hanya jadi kebijakan di atas kertas, tapi benar-benar menghadirkan rasa aman dan setara bagi semua peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, M.T., Ph.D., menyebut pada 2026 ada 406 siswa inklusi mulai jenjang KB hingga SMP yang tersebar di 75 sekolah. Rinciannya: 24 KB, 21 TK, 22 SD, dan 8 SMP dengan total 47 siswa KB, 88 siswa TK, 217 siswa SD, serta 54 siswa SMP.
“Semua pihak harus memastikan siswa inklusi dapat proteksi sehari-hari. Mereka masuk sekolah reguler bukan cuma numpang duduk, tapi untuk belajar dan berkembang sama seperti teman lainnya. Kalau proteksinya lemah, tujuan inklusi tidak akan jalan,” tegas Alfi, Rabu (27/05/2026).
Menurutnya, proteksi penting untuk mencegah perundungan yang masih rentan dialami anak berkebutuhan khusus karena perbedaan fisik, cara bicara, atau pola belajar. Sekolah didorong punya aturan anti-bullying yang kuat, pengawasan guru optimal, serta edukasi toleransi dan empati ke seluruh siswa.
Alfi juga menekankan dampak psikologis. “Anak yang merasa aman secara fisik dan psikologis, otaknya lebih siap belajar. Stres karena takut di-bully bikin konsentrasi turun. Guru GPK dan guru kelas perlu memastikan siswa inklusi dapat dukungan seperti waktu ekstra, tempat duduk strategis, atau alat bantu,” jelasnya.
Dinas mendorong langkah konkret: penyediaan ruang tenang untuk istirahat sensorik, pelatihan guru reguler terkait penanganan ABK, dan komunikasi rutin dengan orang tua.
Namun Alfi mengakui masih ada tantangan besar: keterbatasan jumlah Guru Pendamping Khusus (GPK).
“Obsesi kita tinggi untuk membina anak ABK, tapi ironisnya jumlah GPK masih kurang. Ke depan kami ingin mengusulkan rekrutmen ASN guru agar kuota GPK ditambah secara proporsional,” katanya.
Dispendik berharap penguatan proteksi dan penambahan GPK bisa menciptakan lingkungan pendidikan inklusif yang benar-benar ramah untuk semua anak tanpa terkecuali.
(AK/Red/PI)
![]()







