BLT-DD Tahap II dan Insentif Kader Disalurkan di Desa Harapan Jaya

Desa512 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Pemerintah Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial pada Jumat (12/6/2025).

Kegiatan penyaluran yang berlangsung di balai desa ini mencakup Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap II kepada warga yang memenuhi syarat sebagai penerima manfaat. Selain itu, insentif juga diberikan kepada para kader posyandu balita, lansia, serta Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan sosial dan kesehatan di tingkat desa.

Tak hanya itu, bantuan dana makanan tambahan sebesar Rp3.000.000 turut disalurkan kepada pengurus posyandu balita. Dana ini bertujuan mendukung program pencegahan stunting serta peningkatan gizi anak usia dini. Salah satu kader posyandu, Rohayatun, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah desa.

“Kami merasa senang dan semakin termotivasi untuk terus mendampingi ibu dan balita. Bantuan ini sangat mendukung kegiatan kami di lapangan,” ujar Rohayatun.

Pada kesempatan yang sama, insentif juga diberikan kepada para guru ngaji, marbot masjid, dan Pembantu Pencatat Nikah (PPN) tingkat desa sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membina kehidupan spiritual dan menjaga ketertiban lingkungan masyarakat.

Kepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokroaminoto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, meskipun di tengah padatnya kegiatan pemerintahan.

“Di tengah kesibukan aktivitas, kami tetap memprioritaskan penyaluran bantuan ini kepada masyarakat. Semoga dapat memberikan manfaat nyata. Tugas kami adalah melayani masyarakat sebaik mungkin,” tegasnya.

Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh warga. Pemerintah Desa Harapan Jaya berharap, bantuan yang disalurkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pelayanan sosial di tingkat desa.

Loading