Yangsi Hartini Soroti Perbaikan Jalan Nasional di Pararapak Pascabanjir

Daerah73 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Selatan, Hj. Yangsi Hartini, SH, menyoroti kerusakan jalan nasional di Desa Pararapak, pada ruas Buntok–Palangkaraya, yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur tersebut menjadi prioritas mendesak untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat dan mendukung akselerasi pembangunan daerah.

“Perbaikan jalan nasional ini perlu segera dilakukan. Ini penting untuk memperlancar arus barang dan orang, serta mendukung pengembangan wilayah,” kata Yangsi saat ditemui di kantornya, Senin (5/5/2025).

Legislator dari Partai PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam penanganan infrastruktur strategis yang rusak akibat bencana alam. Menurutnya, koordinasi yang kuat antarlembaga sangat menentukan kecepatan dan efektivitas pemulihan.

“Jalan nasional berada di bawah kewenangan pusat, tapi dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat daerah. Maka dari itu, komunikasi dan kolaborasi harus terus diperkuat,” ujarnya.

Yangsi juga menegaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus menjadi acuan utama dalam menentukan skala prioritas pembangunan, termasuk dalam penanganan infrastruktur yang terdampak bencana. Ia menilai, perbaikan jalan di Pararapak bukan hanya persoalan teknis, tapi bagian dari upaya menjaga konektivitas dan pemerataan pembangunan.

“RPJMD harus menjadi rujukan dalam menetapkan program prioritas. Perbaikan jalan nasional adalah kebutuhan vital bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Legislator perempuan ini mengapresiasi langkah-langkah awal yang telah dilakukan oleh instansi terkait, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten, dalam melakukan asesmen dan mendorong percepatan perbaikan.

Ia berharap, dengan komitmen bersama dan alokasi anggaran yang tepat, jalan nasional di kawasan tersebut dapat segera dipulihkan dan masyarakat tidak lagi mengalami hambatan dalam beraktivitas.

“Sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan sangat penting. Dengan kerja sama yang kuat, pembangunan berkelanjutan akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” pungkas Yangsi Hartini. (Amar Iswani).

Loading